KECELAKAAN BERUNTUN DI TOL TEWASKAN TIGA ORANG – Poskota.co

KECELAKAAN BERUNTUN DI TOL TEWASKAN TIGA ORANG

Salah satu kendaraan korban kecelakaan di tol -dok-
Salah satu kendaraan korban kecelakaan di tol -dok-

POSKOTA.CO – Sebanyak tiga penumpang tewas dan tujuh lainnya menderita luka dalam insiden tabrakan beruntun di Tol Jakarta-Cikampek KM10B, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat pagi.

“Kecelakaan tersebut melibatkan empat unit kendaraan yang saling tubrukan di jalur arah Jakarta sekira pukul 04.30 WIB,” kata Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota AKP Bayu Pratama di Bekasi, Jumat.

Kejadian berlangsung saat truk trailer bernomor polisi H 1853 EH mengalami pecah ban di lajur paling kanan. Manurut Bayu, kejadian pecah ban itu mengakibatkan sopir hilang kendali dan melakukan rem mendadak.

“Kemudian dari arah belakang ditabrak Bus Budiman nomor polisi Z 7740 HD. Akibat rem mendadak, kemudian muncul Bus Budiman nomor polisi Z 7619 HC yang saling tubrukan, disusul kemudian Avanza B 1660 CFS yang juga menabrak belakang bus,” katanya.

Kecelakaan itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi.

“Sementara tiga korban lainnya mengalami luka berat dan empat lainnya luka ringan,” katanya.

Korban selamat, kata dia, saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Almutazam Kota Bekasi. “Identitas korban saat ini masih dalam pendataan,” katanya.

Adapun sejumlah tindakan yang dilakukan pihaknya adalah mendatangi dan melaksanakan olah tempat kejadian perkara, mengecek kondisi korban ke rumah sakit, koordinasi dengan Jasa Raharja.

Pihaknya juga telah melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan guna mengantisipasi kemacetan panjang di ruas tol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.