POLRES METRO JAKARTA BARAT UNGKAP KASUS CURAT – Poskota.co

POLRES METRO JAKARTA BARAT UNGKAP KASUS CURAT

POSKOTA.CO – Dalam kurun waktu Januari hingga Mei 2017, jajaran Satuan Reserse Krimiminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) 363 KUHP dan penadah serta menyita barang bukti berbagai jenis kendaraan, baik kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat hasil kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (16/5) sore.

Giat press release yang digelar di halaman Mapolrestro Jakarta Barat, Selasa (16/5) pukul 16.20-17.00 WIB dihadiri sekitar 20 orang wartawan ekektronik, dan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Reskrim AKBP Andi Adnan Syafrudin SH, SIK, MM.

Barang bukti kasus pencurian dengan pemberatan hasil pengungkapan Satreskrim Polrestro Jakarta Barat dalam kurun waktu Januari-Mei 2017, yang digelar pada giat press release, Selasa (16/5), di Mapolrestro Jakbar.
Barang bukti kasus pencurian dengan pemberatan hasil pengungkapan Satreskrim Polrestro Jakarta Barat dalam kurun waktu Januari-Mei 2017, yang digelar pada giat press release, Selasa (16/5), di Mapolrestro Jakbar.

Kasat Reskrim AKBP Andi Adnan dalam jumpa pers mengatakan, hasil pengungkapan kasus curat yang terjadi di wilayah hukum Polrestro Jakbar berdasarkan pada, Laporan Polisi Nomor: 459/V/2017/PMJ/Res JB Sektor Tanjung Duren Tanggal 09 Mei 2017, Laporan Polisi Nomor: 519/V/ 2017/PMJ/Res JB Tanggal 03 Mei 2017, Laporan Polisi Nomor: 556/V/ 2017/ PMJ/Res JB Tanggal 11 Mei 2017, dan Laporan Polisi Nomor: 459/V/ 2017/ PMJ/Res JB Tanggal 31 Januari 2017.

“Hasil pengembangan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP), Unit Reskrim Polrestro Jakbar berhasil menangkap pelaku yakni, AY(30), AS(25), PS(30), EM(29), PT(40), MT(49), DT(25), dan TR(45), sedangkan TY (45), AJ dan EP masih dalam pengejaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Andi.

Selain mengamankan para pelaku, lanjut Kasat Reskrim, pihaknya juga menyita barang bukti yakni, 18 unit roda dua berbagai merek, empat buah gagang kunci letter ‘T’, dua buah kunci kontak motor Honda, satu jaket sweater warna ungu, satu lembar STNK Honda Vario nopol B 6070 PWL, satu unit truk cold diesel warna kuning kombinasi abu-abu nopol BG 9685 YA, dan satu unit mobil Toyota Avanza warna putih nopol T 1662 TS. (*/hariri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.