KORBAN TERIAK, 2 BEGAL MOTOR DIHAJAR – Poskota.co

KORBAN TERIAK, 2 BEGAL MOTOR DIHAJAR

Dua begal yang ditangkap
Dua begal yang ditangkap

POSKOTA.CO – Dua dari enam begal motor babak belur ditangkap massa
di Jalan Kayu Manis, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (31/5/). Dari kedua pelaku polisi menyita senjata tajam sebagai alat kejahatan.

Kedua pelaku ditangkap setelah korban berteriak minta tolong dan warga berdatangan mengepungnya. Keduanya pelaku:
o. Geyland Setiawan,20,
o. Suryo Atmojo,20,

Empat pelaku lain kabur membawa motpr korban Yamaha Mio warna merah dengan nomor polisi B 3230 ECC.

Kepala Bagian Humas Polres Tangsel AKP Mansuri mengungkapkan, kejadian bermula ketika korban bernama Yanuar Sofyan,34, bersama dua rekannya menggunakan dua sepeda motor melintas di Jalan Kayu Manis 1.

“Sesampainya di lokasi itu, enam pelaku yang mengendarai tiga sepeda motor langsung menghadang korban,” ujar AKP Mansuri .

Mendapat ancaman dari pelaku yang bersenjata golok dan celurit, akhirnya Yanuar Sofyan tak berkutik, sedang dua orang temannya berhasil lolos dari sergapan para begundal tersebut.

Setelah komplotan begal merebut sepeda motornya, sambung AKP Mansuri, korban langsung berteriak meminta tolong, hingga kemudian puluhan warga berdatangan dan mengejar para pelaku.

“Dua pelaku dapat diamankan berikut barang buktinya, sedang empat pelaku lainnya berhasil lolos dari sergapan warga,” sambung AKP Mansuri .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_445" align="alignleft" width="300"] Kuasa hukum pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja dalam pilkada Jawa Timur 2013, Kenny Hasibuan, menunjukkan surat yang akan diberikan kepada Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/2). (ANTARA)[/caption] POSKOTA.CO - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membatalkan jadwal pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Soekarwo-Saifullah Yusuf, 12 Februari 2014. "Kami ke sini untuk menemui Mendagri guna menjelaskan permohonan klien kami (Khofifah-Herman) untuk tidak melantik pasangan Soekarwo-Saifullah," kata Kuasa Hukum Khofifah, Romulo HSA Silaen, di Jakarta, Senin. Menurut Romulo, permohonan pembatalan pelantikan ini karena ada pernyataan dari Akil (mantan Ketua MK Akil Mochtar) bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah-Herman. "Ini karena ada statement dari Pak Akil bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah, kenapa setelah Akil ditangkap, putusan itu berubah. Ada yang merugikan klien kami," katanya. Selain itu, Romulo menilai, MK telah melanggar undang-undang MK, yang tidak melibatkan ketua dalam RPH. "Ada cacat hukum dari putusan MK, pertama tidak melibatkan Akil sebagai ketua panel, dan tidak sesuai isi putusan panel yang diputus oleh panel sebelumnya, yang 3 orang itu, Akil, Maria, Anwar Usman, ini melanggar pasal 28 ayat 1 Undang-Undang MK, yaitu diputuskan oleh 9 atau dalam keadaan luar biasa 7 orang, dan dipimpin oleh ketua MK, putusan itu tidak melibatkan Akil dan putusan itu berbeda dengan putusan panel yang ditetapkan sebelumnya," katanya. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Dedy Suprayitno mengatakan hingga saat ini  belum ada rencana pengunduran pelantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 12 Februari 2014. "Rencana itu masih berjalan, pelantikan sudah direncanakan, belum ada (pengunduran)," kata Dedy. (djoko/ant)