KAKAK ADIK TEWAS DIBACOK ORANG TAK DIKENAL – Poskota.co
Saturday, September 23

KAKAK ADIK TEWAS DIBACOK ORANG TAK DIKENAL

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Dua bersaudara, kakak-adik masing-masing Raji,8, dan adiknya Lesti,2, tewas secara menggenaskan karena diduga dibacok oleh orang tak dikenal di rumahnya di Desa Bintang Ninggi RT 1 Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (4/3) malam sekitar pukul 18.45 WIB, korban kakak beradik itu tewas di dalam kamar rumah orang tuanya Muji dan ibunya Misrah (30) yang juga menjadi korban dengan luka parah di bagian dahi, perut dan paha dan kini kritis di Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh.

“Saat kejadian listrik PLN di desa kami padam, sehingga tidak banyak warga yang tahu kejadiannya dan pelaku,” kata Nursiah salah seorang keluarga korban ketika di temui di RSUD Muara Teweh.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kejadian yang menggemparkan desa yang terletak di pinggiran Sungai Barito itu, dimulai ketika pada malam itu korban Misrah sedang makan di dapur rumahnya dan mendapati kedua anaknya sedang di kamar tanpa ada suara.

Setelah korban masuk kamar, pelaku juga masuk rumah korban yang tidak terkunci, karena anak korban paling tua bernama Yuni kelas 1 SMA sedang sholat Isya di masjid desa setempat.

Tanpa diketahui penyebabnya pelaku langsung melayangkan senjata tajam jenis parang ke tubuh Misrah yang mengakibatkan luka parah, setelah itu juga melayangkan senjatanya ke kedua kakak beradik itu dan kedua korban meninggal di tempat kejadian.

Saat kejadian rumah koban hanya diterangi lampu minyak karena listrik padam sehingga pelaku sulit dikenali, namun ibu korban masih sempat melihat pelaku menggunakan kaos putih dan celana warna merah lari di kegelapan malam.

Ketika terjadi peristiwa itu, ayah korban, Muji sedang tidak berada di rumah karena bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di sektor perkayuan tidak jauh dari desa tempat tinggalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)