2 PEMBUNUH PELAUT DITANGKAP POLSEK TG. PRIOK – Poskota.co
Saturday, September 23

2 PEMBUNUH PELAUT DITANGKAP POLSEK TG. PRIOK

pembunuh pelaut
pembunuh pelaut

POSKOTA.CO – Dua pembunuh masing-masing bernama Ilham Fauzi dan Luis Fernando Hutagaol, ditangkap bersama sebuah celurit besar, yang dipakai untuk menghabisi nyawa Reza Agustian. Motif pembunuhan, karena dendam dimana pelaku sempat dikeoyok teman korban.

Kompol Supriyanto menuturkan, pembunuhan itu berawal saat korban tengah berteduh seorang diri, Sabtu malam, di sebuah warung di wilayah Koja. Beberapa saat kemudian, kedua pelaku dan enam temannya datang menghampiri dan langsung memukuli dan membacok korban.

“Korban itu sedang berteduh, Sabtu itu kan hujan besar semalaman, dia berteduh di sebuah warung, tiba tiba diserang segerombolan para pelaku,” ujar Kompol Supriyanto, Senin 20 Juni 2016

Almarhum Reza Agustian yang bekerja sebagai pelaut luka parah di punggung dan tulang rusuk serta paru-paru sobek. “Korban meninggal di rumah sakit, berbekal informasi dari beberapa saksi, pada pagi harinya kita berhasil tangkap dua orang pelaku di rumahnya masing masing, hanya saja beberapa tersangka lain masih dalam pengejaran,” kata Kompol Supriyanto.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan kedua pelaku, mereka membunuh korban karena ingin balas dendam. Karena pelaku sebelum kalah dalam tawuran dengan teman-teman korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_445" align="alignleft" width="300"] Kuasa hukum pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja dalam pilkada Jawa Timur 2013, Kenny Hasibuan, menunjukkan surat yang akan diberikan kepada Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/2). (ANTARA)[/caption] POSKOTA.CO - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membatalkan jadwal pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Soekarwo-Saifullah Yusuf, 12 Februari 2014. "Kami ke sini untuk menemui Mendagri guna menjelaskan permohonan klien kami (Khofifah-Herman) untuk tidak melantik pasangan Soekarwo-Saifullah," kata Kuasa Hukum Khofifah, Romulo HSA Silaen, di Jakarta, Senin. Menurut Romulo, permohonan pembatalan pelantikan ini karena ada pernyataan dari Akil (mantan Ketua MK Akil Mochtar) bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah-Herman. "Ini karena ada statement dari Pak Akil bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah, kenapa setelah Akil ditangkap, putusan itu berubah. Ada yang merugikan klien kami," katanya. Selain itu, Romulo menilai, MK telah melanggar undang-undang MK, yang tidak melibatkan ketua dalam RPH. "Ada cacat hukum dari putusan MK, pertama tidak melibatkan Akil sebagai ketua panel, dan tidak sesuai isi putusan panel yang diputus oleh panel sebelumnya, yang 3 orang itu, Akil, Maria, Anwar Usman, ini melanggar pasal 28 ayat 1 Undang-Undang MK, yaitu diputuskan oleh 9 atau dalam keadaan luar biasa 7 orang, dan dipimpin oleh ketua MK, putusan itu tidak melibatkan Akil dan putusan itu berbeda dengan putusan panel yang ditetapkan sebelumnya," katanya. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Dedy Suprayitno mengatakan hingga saat ini  belum ada rencana pengunduran pelantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 12 Februari 2014. "Rencana itu masih berjalan, pelantikan sudah direncanakan, belum ada (pengunduran)," kata Dedy. (djoko/ant)