oleh

Mengimplementasikan Kampus Merdeka Belajar UTA 45 Jakarta

-Komunitas-136 views

POSKOTA.CO – Majunya dunia pendidikan ditentukan dengan kualitas dari pada Sumber daya Manusia (SDM) yang dimiliki disemua Universitas yang maju. Ditambah lagi dengan para pengajar yang mempunyai kualitas mumpuni di bidangnya masing-masing. Jadi, tidak heran bila para lulusan yang dihasilkan pun dapat bekerja ditempat yang sangat berkualitas juga, bahkan bisa sampai keluar negeri dengan skill yang dimiliki masing-masing.

Demikian pun Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta berdiri pada tanggal 14 Juli 1952 bersama para tokoh Nasional yang beraliran kebangsaan, dimana kegiatannya bernaung di bawah Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Jakarta beranggotakan sembilan orang, diantaranya, Ketua Mr. Iskaq Tjokrohadisuryo berdasarkan Akte Notaris R. Kadiman No 38 Tahun 1952.

Dalam dua tahun kemudian Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta mengalami tahap awal kemajuan dan Yayasan 17 Agustus 1945 Jakarta memutuskan membentuk pengurus baru yang diketuai oleh Prof. Dr. Abdoel Rachman merangkap sebagai Sekretaris (1954-1977) dengan tujuan memajukan lembaga pendidikan ini dan memusatkan perhatiannya pada upaya untuk menambah Fasilitas dilingkungan UTA’45 Jakarta, kemudian estafet Yayasan dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Roosseno (1977-1996), H. Tjokropranolo (1996-1998), Djongor Lodewujk Aroean, SH., (1998-2010) serta mulai Tahun 2010 sampai sekarang dipimpin oleh Rudyono Darsono.

Berbicara masalah mutu dan kualitas dalam memberikan pelayanan pendidikan yang semakin bermutu hingga dapat menghasilkan SDM yang handal, untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, dimana Yayasan telah menyiapkan fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mendukung mutu pembelajaran Universitas.

Peningkatan fasilitas belajar dilaksanakan secara bertahap melalui peningkatan fasilitas gedung dan alat laboratorium serta pengembangan teknologi informasi. Demikian pun peningkatan sumber daya manusia dilakukan dengan mengirimkan dosen mengikuti studi lanjut melalui beasiswa dari pemerintah dan yayasan. Demikian ditegaskan Dr. Virgo Simamora MBA Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Selasa (21/7/2020).

Dijelaskan Virgo, bahwa guna peningkatan mutu pembelajaran, dimana secara berkala dilakukan peninjauan kurikulum secara rutin dengan melibatkan seluruh stakeholders. Dalam rangka mengimplementasikan Kampus Merdeka Belajar, Universitas 17 Agustus 1945 (UTA) 45 Jakarta telah menyusun kurikulum yang memfasilitasi mahasiswa secara merdeka memilih pengalaman belajar yang diinginkan melalui 8 project yang difasilitasi kampus merdeka belajar. Secara bersamaan, UTA 45 Jakarta juga mengembangkan dan mereposisi kerjasama dengan pihak eksternal untuk mendukung berjalannya kampus merdeka belajar, paparnya.

Menurut Virgo, guna peningkatan mutu, UTA 45 Jakarta telah membangun sistem penjaminan mutu bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Guna peningkatan mutu lulusan, sesuai sasaran mutu dosen diwajibkan minimal melaksanakan 1 penelitian dan 1 pengabdian masyarakat. Setiap tahun Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan mengevaluasi inovasi yang muncul dari hasil penelitian. Bekerjasama dengan industri hasil penelitian dikomersialisasikan setelah melakukan pengujian. Beberapa inovasi penelitian telah dikomersialisasikan bekerjasama dengan pelaku industri. Demikian pula, UTA 45 Jakarta telah memberikan pendampingan kepada UMKM dan start up business,” ujarnya. (Lian Tambun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *