oleh

Jaga Fisik di Tengah Pandemi, Bikin ‘Gorengan’

-Komunitas-238 views

POSKOTA.CO – Menjaga kebugaran dan fisik di tengah kondisi pandemi, komunitas pesepeda melakukan gowes bareng Sabtu (5/9/2020). Kegiatan olahraga bersepeda pagi bersama dengan tajuk ‘Gorengan’ (Gowes Barengan) ini diikuti 30 peserta. Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim dan Ketua KONI Kota Bogor Benninu Argoebie, serta Ketua IMI Kota Bogor dan Ketua ISI nampak dalam rombongan ini.

Rombongan Gorengan mengambil start di pelataran area Resto Solo Jalan Padjadjaran Indah V Nomor 5 Kota Bogor. Mereka lalu menyusuri rute Kebun Raya Bogor (KRB) , Taman Kencana dan Jalan Raya Padjajaran. Setelah 15 km menggowes sepeda, rombongan lalu kembali lagi di Resto Solo.

Rio Sarwono, inisiator Gorengan sekaligus tokoh senior otomotif Indonesia mengatakan, rencana ini terlaksana. Bermula dari perbincangannya dengan tokoh otomotif Kota Bogor, Ario Danu, Rudy Kevin, dan H Dwi WST.

Menurut Rio, kegiatan bersepeda pagi ini sebagai wadah merespons aspirasi dan keinginan para komunitas sepeda di Kota Bogor khususnya, juga para penikmat sepeda saat ini untuk olahraga gowes barengan.

“Selain gowes sepeda untuk menjaga kebugaran tubuh, kami juga berdonasi untuk pihak-pihak yang membutuhkan kedepannya,” kata Rio Sarwono.

Ario Danu, pereli nasional Kota Bogor juga menegaskan hal yang sama. Menurut Ario, untuk komunitas sepeda, pihaknya tidak membedakan pengguna sepeda baik road bike, MTB, ataupun sepeda lipat termasuk non merk.

“Kami akan terima semua peserta yang mau gabung. Kami tidak pilih kasta,” ujar Rudy Kevin yang juga pembina Lancer SLnever die Indonesia.

Rio Sarwono, sosok senior otomotif Indonesia ikut dalam kegiatan ini dengan menggunakan sepeda lipat Mini Cooper.

Sebelum pelepasan, peserta mendapat arahan keselamatan, dan protokol kesehatan dari Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim dan Ketua KONI Kota Bogor M Benninu Argoebie.

“Kami berharap, masyarakat luas tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga tubuh tetap fit dan sehat. Kota Bogor ini mempunyai pesona kuliner yang banyak. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat mengundang peserta luar kota untuk menikmati indahnya Kota Bogor,” kata Dedie A Rachim.

Sementara Benninu Argoebie mengatakan, KONI Kota Bogor akan selalu mendukung kegiatan seperti ini dengan konsep olahraga dan donasi. “Ini bukan saja olahraga menjadi lifestyle tetapi kebutuhan kita semua untuk hidup sehat,” papar Bennino.

Peserta dilepas pukul 06.30 WIB pagi. Setelah kurang lebih 15 Km menggowes sepeda dengan medan yang kadang menanjak dan kadang menurun yang merupakan kontur jalanan khas di Kota Bogor, peserta lalu finish kembali di Resto Solo.

Hidangan khas masakan solo, minuman kopi dari Kawan Baru dan juga Akang Buah menjadi menu para pesepeda, guna mengembalikan kalori yang keluar usai bersepeda.

“Semoga kegiatan Gorengan ini menjadi kegiatan rutin dengan rute lebih menantang,” kata Yoga Martinda, salah satu peserta dengan sepeda MTB Santa Cruz. (yopi/oko)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *