oleh

Selama 12 Tahun Jadi TNI Gadungan dengan Pangkat Peltu, padahal Preman Medan

POSKOTA.CO – Selama 12 tahun Muslianto (52) mengaku sebagai anggota TNI dengan pangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu), padahal preman Medan baru terungkap setelah seragam yang dikenakan ada keganjilan oleh seorang Babinsa. Banyak warga di Medan, Sumatera Utara tempat tinggal Muslianto segan dengan pria bertubuh kekar warga Medan Johor itu. Apa lagi setiap berpergian, senjata airsoft gun dan pisau sangkur tidak pernah lepas dari pinggang.

Namun pertualangan Muslianto terbongkar berkat kejelian seorang Babinsa Serka H. Purba. Ada kejanggalan pada seragam yang dipakai Muslianto yang mengundang kecurigaan Serka Purba.

Muslianto akhir ditangkap personel Kodim/0201 BS bekerja sama dengan Satreskrim Polrestabes Medan. “Muslianto kini ditahan di Polrestabes Medan untuk proses hukum atas perbuatannya selama 12 tahun itu,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing, Sabtu (1/8).

Dijelaskan Kompol Martuasah, pada Kamis (30/7), Babinsa, Serka H Purba berpapasan dengan Muslianto berseragam TNI di Jalan Luki, Medan. Serka Purba melihat ada kejanggalan pada seragam PDL yang dipakai Muslianto tidak sesuai aturan yang berlaku.

Serka Purba lalu membawa Muslianto ke Koramil 05/ MB. Ketika digeledah petugas senjata airsoft gun, satu pisau sangkur dan seragam TNI. Muslianto juga membawa KK, KTP, SIM yang sudah dipalsukan sebagai anggota TNI AD. Setelah diperiksa di Koramil 05/MB, Muslianto akhirnya diserahkan ke Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut terkait perbuatannya selama 12 tahun menjadi anggota TNI gadungan.

Dalam pemeriksaan Mudlianto mengakui telah melakukan tindak pidana membawa, menyimpan, menyembunyikan senjata tajam dan/atau menempatkan keterangan palsu pada akta autentik. Muslianto mengaku nekat menjadi anggota TNI gadungan untuk gagah-gagahan dan agar disegani orang.

Akibat perbuatannya, Muslianto dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 dan/atau Pasal 266 ayat (1) KUHP.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *