oleh

Sakit Hati Tak Lulus CPNS, Tiga Polisi Dipanah

POSKOTA.CO -Tiga anggota polisi terkena anak panah dalam aksi penyerangan di Mapolres Yalimo dan Pos Mapolres Yalimo kemudian Pos BKO Brimob di Kabupaten Yalimo, Papua. Pelakunya seorang pemuda yang kecewa dan sakit hati tidak lolos tes CPNS Polri.

Pelaku berinisial ZW tewas di lokasi setelah sebutir peluru menembus tubuhnya. Petugas terpaksa menembak mati pelaku karena terus berusaha menyerang anggota di pos tersebut.

Sebelumnya petugas sudah memberikan tembakan peringatan serta diminta untuk menyerahkan diri tetap tidak dihiraukan pelaku. Secara membabi buta, pelaku ZW terus melepaskan anak panahnya ke Pos BKO Brimob.

Untuk melumpuhkan gerak pelaku, petugas terpaksa mengarahkan tembakan ke tubuh pelaku dan tewas seketika. “Iya benar ada penyerangan di Pos Mapolres Yalimo kemudian Pos BKO Brimob oleh satu pelaku,” kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Sabtu (1/8).

Penyerangan maut itu terjadi pada Kamis (30/7) sore. Pelaku datang secara diam diam, langsung menyerang petugas di pos dengan panah.

Pelaku ZW nekat menyerang pos polisi karena sakit hati karena gagal PNS Polri. Kemarahannya itu ditumpahkan dengan cara menyerang anggota Polri berada dikedua pos tersebut.

Dikatakan Irjen Paulus Waterpauw, akibat serangan itu satu anggota Polres Yalimo atas nama Bripka Gotlieft Yarosetouw terkena panah di bagian dada kiri. Sementara Ipda L Warinusa terkena panah di lutut sebelah kanan dan satu anggota lain hanya luka ringan.

Kedua anggota Polri yang tubuhnya tertancap anak panah kini menjalani perawatan di rumah sakit umum setempar. Rencananya kedua korban segera dievakuasi ke RS.Bhayangkara, Jayapura menggunakan pesawat.

Terkait motif lain di balik penyerangan yang dilakukan ZW masih didalami pihak kepolisian. Apakah hanya karena sakit hati atas pengumuman penerimaan CPNS atau ada unsur lain. “Ini masih kami dalami,” ujar Paulus Waterpauw.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *