Puluhan Anak Bawah Umur Dipaksa Layani 50 Lelaki atau Didenda Rp1 Juta

Read Time:1 Minute, 30 Second

POSKOTA.CO – Para pekerja sek komersial yang diamankan di Polres Jakarta Utara dalam prakteknya setiap bulan harus bisa melayani 50 pria hidung belang. Bilang tidak tercapai akan didenda Rp1 juta.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto dalam keterangan persnya kepada wartawan mengungkapkan tersangka mucikari yakni MC (35) dan SR (33) memberi target kepada para Pekerja Seks Komersial (PSK) di bawah umur atau anak-anak di Kelapa Gading, Jakarta Utara untuk melayani 50 pria hidung belang setiap bulannya dengan menggunakan sistem voucher.

Voucer yang diberikan mucikari harus terjual oleh para PSK dalam satu satu bulan 50 vocher. Satu voucher itu dihargai Rp380 ribu dengan rincian Rp 200 ribu untuk pemilik tempat karaoke, Rp 75 ribu untuk mucikari dan Rp 105 ribu untuk PSK.

“Bagian Rp 105 ribu itu masih harus dipotong dengan utang orangtua mereka kepada MC dan SR,” katanya.

Menurut Budhi, voucher tersebut berfungsi sebagai tanda jadi antara pelanggan dan para PSK untuk melayani nafsu bejat para pria yang butuh belaian wanita itu.

Namun apabila target 50 voucher tidak tercapai, mereka akan dikenakan denda Rp1 juta. Sehingga mucikri ini kerap memaksa dan menekan para wanita ini untuk memenuhi target penjualan.

Selain MR dan SR, tiga tersangka lainnya yakni RT (30), SP (36), dan ND (21) juga telah ditangkap yang berperan sebagai pengawas di tempat penampungan tersebut.

Polisi kini mengamankan sembilan orang Pekerja Seks Komersial (PSK) di bawah umur atau PSK anak-anak diamankan dari tempat penampungan di Apartemen Gading Nias, Kelapa Gading Jakarta Utara.

PSK anak-anak ini didatangkan atau dipilih dari sejumlah daerah atau kampung dengan iming-iming gaji besar oleh tersangka yang merupakan pasangan suami istri, MR (35) dan SR (33) untuk bekerja sebagai pemandu karaoke.

Kedua tersangka yang berperan sebagai muncikari, beraksi dengan membuat agensi bernama Agatha Agency dan mencari perempuan berusia 16-17 tahun.

Sesampainya di Jakarta, para wanita ini dipaksa untuk melayani dan berbuat mesum kepada tamunya dan ditargetkan harus bisa menjual voucer sebanyak 50 lembar. (r)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *