oleh

Propam Polda Sulsel Pulangkan 16 Polisi Kasus Penembakan Tiga Warga

POSKOTA.CO–Propam Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) sebelumnya sempat mengamankan 16 anggota Polri kini telah dikembalikan. Belasan anggota Polri itu berurusan dengan Propam terkait kasus penembakan 3 warga di Makasar, Sulsel.

Ke 16 anggota Polri itu diamankan Propam Polda Sulsel karena melanggar prosedur dalam insiden penembakan warga tersebut, Propam juga telah memeriksa 4 orang warga setempat. “Semuanya sudah dipulangkan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo, Senin (7/9).

Belasan anggota Polri itu diperiksa Propam selama 5 x 24 jam. Mereka diamankan Propam Polda Sulsel setelah peristiwa penembakan 3 warga yang salah satunya, yakni Anjas meninggal dunia pada Minggu (30/8).

Mereka sudah dipulangkan sejak Jumat (4/9).korban tembakan yang selamat, Ammar dan Iqbal, juga telah diperiksa penyidik Propam Polda Sulsel.

Penyidik Propam Polda Sulsel segera melengkapi berkas berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap 16 oknum Polri agar lasusnya bisa dibawa ke sidang disiplin. “Seminggu lagi selesai,” ujar Kombes Ibrahim.

Peristiwa penembakan yang menewaskan satu bermula saat seorang anggota Polri berpakaian preman, Brifka UF yang menyelidiki kasus pengeroyokan. Dia mendatangi warga di wilayah Kecamatan Ujung Tanah, Makasar pada Minggu (30/8) dini hari.

Melihat kedatangan Bripka UF, warga justru mengejarnya serta diteriaki maling oleh para warga. Bripka UF akhirnya berhasil diselamatkan oleh anggota Polri yang sedang berpatroli.

Beberapa anggota Polri yang menangani kasus pengeroyokan itu, kembali mendatangi lokasi kejadian karena hendak mengambil motor miliknya. Namun saat sampai di lokasi dia kembali diserang warga.

Anggota Polri yang diserang warga, karena terdesak akhirnya mengeluarkan tembakan peringatan. Beberapa saat setelahnya, dikabarkan 3 warga terkena tembakan hingga seorang di antaranya meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit setelah menjalani operasi.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *