oleh

Polrestro Bekasi Kota Tangani Penipuan Penerimaan TKK Dishub

POSKOTA.CO – Kasus penipuan rekrutmen Tenaga Kerja Kontrak (TKK) pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi yang dilakukan oleh tersangka AJ, oknum Ketua Organda Kota Bekasi atas laporan korban bernama Eko Budiyanto, mulai ditangani Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota.

Kasus berawal dari adanya penawaran kerja sebagai TKK di Dinas Perhubungan Kota Bekasi oleh AJ, kepada Eko Budiyanto. Kepada Eko, AJ mengaku bisa memasukkan Eko kerja sebagai TKK asal menyiapkan uang Rp 34 Juta.

Tergiur akan tawaran kerja tersebut, Eko tertarik dan memberitahukan kepada ibunya, Ny Lili. Eko percaya dengan AJ, lantaran saat sebelum menjadi Ketua Organda,  AJ, sehari-hari banyak mengurus kegiatan di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Bulak Kapal. Dengan demikian, di mata Eko dan keluarganya, AJ punya hubungan dekat dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Apalagi, tawaran kerja tersebut disampaikan AJ di lingkungan Kantor Samsat Kota Bekasi, sehingga menambah keyakinannya bahwa dia akan diterima sebagai TKK Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Maka kemudian,  menurut Indra, salah seorang keluarga Eko, orang tua Eko, Ny Lili menyerahkan uang yang diminta sebesar Rp 34 juta selama dua tahap, masing-masing Rp 14 juta dan Rp 20 juta.

Namun lantaran ditunggu sekian lama Eko tidak juga bekerja sebagai TKK Dishub , pihaknya melaporkan kasus ini ke Polres Metro Kota Bekasi. Atas Laporan Polisi No: LP/III/K/I/2020 /SPKT/Restro Bks Kota, tanggal 16 Januari 2020 di mana kasus ini terkait Pasal 378 KUH Pidana.

Untuk menangani kasus ini, Polrestro Bekasi Kota melalui Unit KAMNEG kemudian membentuk  Tim Pemeriksa beranggotakan   Iptu Acep Wahyum SH, Iptu Marsono, SH dan Aiptu Sutrisno Hadi, Bripka Ipan Nugraha P, SH, Bripka Suramto, Bripka Anjar Tejamaya, Brigadir Yogi Permana, Brigadir Andri Darmawan dan Bripda Qori Muhamad Lugista.

AJ, saat dikonfirmasi POSKOTA.co melalui pesan WhatsApp -nya (demi menghormati tugas kepolisian), mengatakan, kasus ini sudah ditangani penyidik.

Sementara itu pengacara Eko Budiyanto, Anton Widodo, SH, dalam keterangan pers nya meminta agar AJ segera ditahan karena yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Di lain sisi, ujar Anton, agar AJ fokus pada masalah hukum yang dihadapinya supaya untuk sementara non aktif dulu dari jabatannya sebagai Ketua Organda Kota Bekasi.

Untuk itu, Anton juga meminta DPD Organda Jawa Barat untuk mempertimbangkan menonaktifkan AJ dari kepengurusan Organda Kota Bekasi. Selain untuk menjaga nama baik Organda,  juga agar kasus ini tidak terbawa ke ranah lain selain ranah hukum. ( ag)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *