oleh

Polisi Tangkap Pelaku Utama Pengeroyokan disertai Penganiayaan di Area Wisata

POSKOTA.CO – Setelah melewati penyelidikan beberapa hari, kasus pengeroyokan disertai penganiayaan di area wisata Bukit Alas Bandawasa diungkap Kapolsek Cijeruk.

Pelaku utama pengeroyokan ditangkap dalam persembunyiaannya. Kini ia menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Cijeruk, Kompol Nurahim,  bersama tim nya berhasil mengungkap pelaku utama tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama pada (15/07/2020).

Dalam peristiwa ini, dua orang terluka oleh senjata tajam dan benda tumpul. Keduanya korban menjalani pemeriksaan di dua tempat berbeda yakni di Puskesmas Cigombong dan RSUD Ciawi.

Pengungkapan kasus ini berdasarkan hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Cijeruk yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cijeruk Kompol Nurahim selama dua hari.

Satu orang pelaku yang berperan sebagai pelaku utama dan barang bukti yang digunakan pelaku melukai kedua korban berhasil diamankan.

Dan satu orang pelaku lainnya masih dalam pencarian. Kapolsek menegaskan, pelaku yang masih DPO,  terus dikejar.

“Polsek Cijeruk telah berhasil mengungkap Pelaku utama dari tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan (170 KUHP). Pelaku utama ini berinisial MSS (Pria, usia 22 tahun ), pekerjaan penjaga parkir,” kata Kompol Nurohim.

Ia menegaskan, pelaku ini yang melakukan penusukan terhadap korban AN. Luka tusuk senjata tajam ini mengakibatkan korban AN mengalami luka berat.

Pelaku MSS dalam pemeriksaan juga terbukti melukai korban lain berinisial GG. Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis kujang.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy kepada wartawan menegaskan, pelaku yang merupakan penjaga parkir Tempat wisata Bukit Alas Bandawasa mengaku melakukan penusukan atas korban, dikarenakan adanya kesalahpahaman.

“Awalnya mereka cekcok mulut sehingga terpancing emosi. Dan saat inilah terjadi pengeroyokan dan penganiayaan. Untuk pelaku yang telah ditangkap, dilakukan penahannya di Polsek Cijeruk Polres Bogor,”kata AKBP Roland. (ymd/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *