oleh

Polisi Bekuk Tiga Anak Buah John Kei di Cianjur

POSKOTA.CO – Subdirektorat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka WL (41), VHL (28) dan FGU (33) DPO kelompok John Kei. Mereka ditangkap di daerah Cianjur, pada Rabu (24/6/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, tiga DPO melaku penyerangan dan pengrusakan rumah Nus Kei di Perumahan Green Lake Cluster Australia, Cipondoh, Kota Tangerang, mempunyai peran masing-masing.

“Para pelaku merupakan kelompok yang tergabung dalam kelompok John Kei (JK). Keterlibatan tersangka, pada Minggu (21/6/2020), WL ditelepon oleh DF untuk segera datang merapat ke Arcici yang bertujuan akan menghantam Nus Kei,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (26/6/2020).

Kemudian WL mengajak VHL dan FGU bersama-sama menuju ke Arcici menghadiri panggilan dari DF. Para tersangka berangkat bersama-sama pada pukul 08.30 WIB mereka menuju Arcici dengan menggunakan mobil Inova warna hitam nopol BD 1409 QZ miliknya.

“Dalam pelaksanaannya para tersangka mempunyai peran yang berbeda-beda sesuai dengan arahan atau briefing dari tersangka DF di Arcici,” terang Yusri.

Tersangka WL ditugaskan mengemudikan kendaraan Cayla putih dengan nopol B 114 EVE, kemudian tersangka menerima senjata api rakitan dari DF, dan tersangka menembakkan senjata api tersebut, saat setelah kejadian kabur.

Kemudian tersangka FGU perannya ketika kejadian adalah melempar dua kantong bensin ke dalam rumah dan ke arah mobil Mazda CJ7 warna putih serta memukul kaca rumah korban hingga pecah dengan menggunakan parang. Dua kantong plastik berisi bensin diterima dari Ayamo (DPO).

“Sedangkan tersangka VHL bertugas untuk mengemudikan kendaraan Fortuner hitam dengan nopol B 2394 AE. Saat kejadian, tersangka tidak turun dari mobil (stanby di mobil). Namun saat setelah kejadian, tersangka menabrak gerbang Cluster Autralia,” papar Yusri.

Setelah beraksi di perumahan tempat tinggal Nus Kei, WL dan FGU kembali ke Arcici untuk mengembalikan mobil Cayla Putih ke DF dan pulang, kemudian dengan menggunakan mobil Inova hitam Nopol BD 1409 QZ ke Depok.

“Namun WL, VHL dan FGU setelah mendengar informasi bahwa adanya penangkapan terhadap para tersangka di Tytyan Bekasi. Maka para tersangka kemudian melarikan diri ke daerah Cianjur. Dengan menyewa sebuah rumah di Kampung Simpang RT 01/RW 13, Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat,” papar Yusri.

“Ketiga tersangka dikenakan Pasal 170, Pasal 406, Pasal 351 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 terhadap WL,” pungkasnya. (*/rel)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *