oleh

Pengusaha Sembako Ditembak Kawanan Penjahat saat Pulang ke Rumah

POSKOTA. CO – Kriminalitas jalanan menyasar seorang pengusaha sembako berinisaial HAM. Korban dirampok dan ditembak saat melintas di Jalan Raya Marcedez Benz, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tepatnya di sebrang Klinik Tlajung.

Kejadian yang berlangsung Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 19.00 WIB ini, kini dalam penyilidikan polisi. Dari informasi yang diperoleh, akibat letusan senjata api pelaku, korban mengalami luka di kaki dan lengan kanan. Luka terkena tembakan peluru ini membuat darah segar mengalir. Korban diketahui merupakan seorang pengusaha grosir sembako di daerah Cagak.

Akibat luka yang di derita, pemilik toko Sembiring ini lalu menuju klinik terdekat untuk berobat. Namun korban akhirnya di rujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Masih menurut informasi, kejadian yang menimpa pengusaha sembako ini bermula saat mobil yang di kendarainya berjalan terasa oleng. Ia lalu turun dari Mobil Suzuki Carry warna merah yang dikendarainya bersama anaknya, guna memastikan penyebab tidak stabilnya mobil.

Seketika tiga pria tak dikenal Mendekatiny. Kaca mobil korban dipecahkan pelaku perampokan. Satu pelaku lalu menghardik dengan mengatakan, mana barangmu. Tiga kali korban di hardik dengan kata-kata yang sama, lalu satu pelaku mengeluarkan senjata dan menembak korban.

Korban dalam keterangannya ke wartawan mengatakan, dirinya merasa mobil sudah tak nyaman sejak memasuki Griya Bukit Jaya.

“Mobil sudah terasa oleng saat melintas di Griya Bukit Jaya. Saat di Jalan Mercedez Benz saya turun, karena ban terasa pecah. Saya buka pintu sebelah kiri. Tiba-tiba para pelaku menumpanh tiga motor mendekat dan mengatakan”mana barang mu? Mana barang mu? Lalu saya bilang apa-apaan ini dan saya bergegas masuk lagi ke mobil, seketika para pelaku mencegat saya didepan dan mereka pecahkan kaca samping kiri mobil sambil bilang mana barang mu? Mereka lepaskan tembakan,”kata korban kepada wartawan.

Korban yang terluka lalu mengatakan, saya ada uang di plastik. Itu uang dagangan mau saya bawa pulang.
Pelaku mendesak dan saya dalam bahaya, lalu uang dalam plastik saya lempar. Usai mendapatkan uang seratus juta lebih, para pelaku kabur.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena saat dikonfirmasi mengatakan, ia belum mendapat laporan dari Kapolsek Gunung Putri terkait kejadian tersebut. (yopi/oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *