oleh

Pejabatnya Diamankan Bersama 20 Butir Ekstasi dan Lima Wanita, Ditjen BC Siapkan Sanksi

POSKOTA.CO – Sebagai instansi yang ikut banyak andil dalam pencegahan narkoba, semestinya seluruh aparat Beacukai harus mendukung pemberantasan Narkotika yang digaungkan pemerintah dan masyarakat, bukan sebaliknya malah memberi contoh yang kurang baik.

Oleh karenanya, Direktorat  Jenderal Bea dan Cukai tidak akan memberikan toleransi atau  zero tolerance bagi pegawai yang terbukti mengkonsumsi atau memakai narkoba, pastinya akan ada tindakan tegas dari pimpinan institusi.

Penegasan itu dikatakan Kabid Humas Bea-Cukai Kanwil Jakarta, Haryo Limanseto. menanggapi ditangkapnya Kepala Pangkalan dan Sarana Operasional Bea-Cukai Tanjung Priok, Agus Purnady saat berpesta narkoba dengan 5 wanita dan 6 pria di satu pulau di Kepulauan Seribu.

“Kita masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian, sebab kita taunya dari berita di media. Yang pasti bila memang terbukti konsumsi narkoba atau ada kesalahan kepatuhan internal atau administrasi kepegawaian akan ada sanksinya,  cuma bentuk sanksinya apa nanti, kita nunggu hasil akhir karena sampai saat ini masih diperiksa,” ujar Haryo.

Polres Jakarta Pusat telah menangkap  pejabat ASN Bea-Cukai Kepala Pangkalan dan Sarana Operasional Bea-Cukai Tanjung Priok, Agus Purnady  di sebuah pulau di kawasan Jakarta Utara.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto , Rabu (24/6/2020) mengatakan,  AP awalnya tidak mengaku sebagai pegawai Beacukai, namun saat diperiksa penyidiki baru dia mengaku pegawai Beacukai.

“Kartu anggota aja ada. Begitu ketauan dia juga tidak mengaku sebagai pejabat di Beacukai hanya saja  menunjukkan identitas dia sebagai pegawai Bea-Cukai, kalau nama Agus ada, inisial AP itu ada betul pegawai Bea-Cukai,” kata Kapolres.

Heru mengatakan Agus ditangkap di pulau Kentang kecil di Kepulauan Seribu bersama lima perempuan dan lima laki-laki.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta terpisah mengatakan selain pejabat Beacukai, kepolisian juga mengamankan 10 orang lainnya. “Kita belum tau pasti pekerjaan sepuluh orang itu,” katanya, Rabu.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 20 butir ekstasi “Semua ada 11 orang yang diamankan berikut 20 butir ekstasi,” ujar Yusri.

Yusri menceritakan  hasil tes urine kepada para pelaku yang diamankan  hasilnya negatif mengkonsumsi narkotika. Meski begitu, kasus itu sendiri disebutnya masih dalam proses penyelidikan polisi.

“Sekarang ini masih dalam proses penyelidikan oleh Narkoba Polres dan Narkoba Polda Metro Jaya. Tadi malam kita gelar untuk ini masih berjalan terus, masih ada empat kali 24 jam, sabar saja dulu, penyidik masih memeriksa,” ungkap Yusri. (r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *