oleh

Peduli dan Tanggap Informasi Sekecil Apa pun, Harus Dimiliki Anggota Polri

POSKOTA.CO – Peduli dan tanggap akan informasi sekecil apapun dari masyarakat adalah modal utama jajaran kepolisian untuk menyingkap berbagai tabir kejahatan. Ketua Rumah Kamnas Maksum Zubair mengapresiasi kinerja anggota Polantas yang dengan cepat berhasil meringkus tiga bandit lintas provinsi.

Tokoh NU dari Jatim itu kagum dengan kecepatan dan ketepatan bertindak dari anggota polisi di lapangan yang menerima informasi dari pancaran alat komunikasi yang diudarakan. “Ini sebagai contoh agar anggota peka di lapangan,” tandasnya.

Bicara soal masih adanya oknum perwira tinggi yang belakngan santer jadi bahasan karena adanya keterlibatan Polri dalam kasus Djoko S Tjandra, Maksum menilai sebagai pelajaran berharga untuk anggota lain agar tak mengikuti jejak yang tak baik itu.

Dari kasus ini, tokoh pemuda Jember itu menegaskan, pimpinan Polri tak pandang bulu dalam menindak anggotanya yang bersalah. Terbukti meski anaknya berpangkat jenderal, Kapolri Idham Azis tetap menindak secara hukum dan transparan. “Ini era keterbukaan Kapolri sudah menunjukkan ketegasannya,” tambah Maksum.

Diwartakan sebelumnya, aksi tangkap tangan tiga penjahat kakap lintas provinsi tersebut membuktikan bahwa anggota Sat PJR Kartasura memahami intisari Polantas Candi dan Polantas Hadir yang digulirkan Dirlantas Kombes Pol Arman Achdiat.

Selaku atasan Satuan PJR, ia piawai merumuskan bagaimana sebaiknya kepolisian hadir memerangi kejahatan yang berkembang sistematis didukung teknologi canggih. Dalam tataran kepemimpinan, rumusan Arman Achdiat sesungguhnya memanifestasikan Kepemimpinan Hadir.

“Kepemimpinan hadir adalah model kepemimpinan yang berbasis nilai, merupakan strategi agar dekat di hati anak buah demi mencapai tujuan bersama, baik institusi maupun anggota,” ucap pendiri ICC ini.

Dua fenomena yang berbeda dari dua ‘kelompok’ polisi ini harus dipisahkan karena ini bukan strereo tape dari sikap Polri, tergantung dari pribadi yang terikat oleh sumpah dan janji anggota Polri.

Maka, selayaknya yang mencoreng mendapat punishment (hukuman) dan yang berjasa dalam tugas seperti PJR Ditlantas Polda Jateng itu patut diberi reward (penghargaan).(oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *