by

Melawan saat Ditangkap, Dua Perampok di Depok Terpaksa Diakhiratkan

Read Time:1 Minute, 16 Second

POSKOTA.CO – Dua dari delapan tersangka ditembak mati (diakhiratkan) karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap, Reskrim Polres Metro Depok dan Unit Reskrim Polsek Cimanggis di back up Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Mereka komplotan penjahat yang meresahkan warga depok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan para tersangka perampokan melakukan aksi di 5 lokasi daerah Depok. Salah satu korban perampokan F (33) tewas ditusuk kawanan perampok ini. “8 pelaku rampok ini, setiap melakukan aksi membawa senjata api, senjata tajam dan kunci leter T,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (3/4/2020).

Menurut Yusri, 5 korban perampok berinisial N (47) kerugian 1 sepeda motor dan HP 2 unit, A kerugian 1 sepeda motor dan HP 1 unit, E mengalami luka-luka, T mengalami luka bagian kaki dan F meninggal dunia.

Selanjutnya atas kejadian tersebut team Gabungan melakukan penyelidikan dan didapat keterangan bahwa para pelaku rampok dengan kekerasan tersebut adalah Kelompok Gank TERAS (Tongkrongan Rakyat Selow).

“Pelaku bernama M Gilang Ariansyah alias ASWO dari keterangannya mengakui perbuatannya bersama-sama dengan Juanda alias wanda, M. Yansen alias Bala, Rian Pratama alias Joker, Rian Hidayat alias Rian, Emanuel Paul alias Botak, Arul, Ala dan Stepen alias Tepen, ditangkap Rabu 1 April 2020,” kata Yusri.

Saat melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti. Pelaku Arul dan Ala diminta menunjukan tempat penadah barang curian tersebut, melakukan perlawanan dan petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.

Para tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP atau Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951. (*/rel)

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini