oleh

Kasus Polsek Ciracas, 50 Anggota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Ditahan

POSKOTA.CO – Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad), Letjen TNI Dodik Widjanarko menyatakan, Rabu (9/9/2020), setelah melakukan pemeriksan terhadap 81 prajurit TNI dari 34 satuan. Sebanyak 50 anggota ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Penetapan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan lanjutan yang dilakukan oleh Puspom TNI AD mulai 3 September hingga 8 September 2020. “Ada 50 personil ditahan,” kata Dodik dalam konferensi pers di Mapuspom TNI AD, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Sementara ini, kata Dodik, pihaknya juga sudah mengembalikan 23 personel ke kesatuannya, karena masih berstatus saksi. Selain itu, TNI AD juga masih melakukan proses pendalaman terhadap beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan ini.
“Dilakukan pendalaman sebanyak tiga personel. Proses penyelidikan masih terus berjalan sesuai dengan ketentuan hukum,” jelasnya.

Kasad Jenderal Andika Perkasa, akan tindak tegas oknum TNI yang terlibat dalam penyerangan ke Mapolsek Ciracas Jakarta Timur pada Sabtu (29/8/2020) dinihari.

Perlu diketahui sebelumnya, peristiwa pengerusakan Mapolsek Ciracas terjadi pada, Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu.Peristiwa ini bermula, dari kecelakaan lalu lintas tunggal yang dialami oleh anggota TNI berinisial MI di depan ruko Arundina pada Kamis (27/8) malam.

Namun sayangnya, kecelakaan tunggal itu disusupi dengan informasi hoaks. Dimana dalam informasi itu, MI menyebutkan ia mengalami penganiayaan oleh warga sekitar tempat kecelakaan itu terjadi.

Berdasarkan informasi tersebut, teman-teman MI pun terpancing emosi dan melakukan pengerusakan sejumlah toko di tempat MI dianiaya, tepatnya di depan ruko Arundina pada Kamis (27/8) malam.(oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *