oleh

Geng Motor Tebar Teror, Seorang Remaja Tewas Dibacok

POSKOTA.CO – Kawanan geng motor kembali meneror para pengguna jalan di wilayah Jakarta Selatan. Kali ini mereka beraksi di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Sabtu (5/9/2020) pukul 03.00 WIB.

Sejumlah remaja yang sedang melintas dengan mengendarai sepeda motor di Jalan Letjen Supeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama tanpa sebab diserang kawanan yang bersejata tajam. Akibatnya salah seorang pemuda Muhammad Raffi Rizali (17) warga Puri Beta I Klaster Flamboyan III, Ciledug, Tangerang Selatan meninggal akibat sejumlah sabetan parang pada betisnya.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Arif membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian yang dilakukan kawanan geng motor itu kini dalam penyelidikan pihaknya.

“Masih proses penyelidikan, nanti informasi lebih lanjut kita sampaikan,” ungkap Arif kepada wartawan pada Sabtu (5/9/2020).

Sementara itu keterangan Muh Daffa, 16, korban dan juga saksi mengatkan, dirinya bersama korban berangkat dari rumah di Puri Beta, Ciledug mengendarai sepeda motor berboncengan ke arah Cidodol pada Jumat (4/9/2020) sekira pukul 23.00 WIB. Saat ia ia bersama sejumlah temannya, yakni Rian Ananda Suryanto, Bayu Nuuru Hisyam, Reza Putra, Rabani, M Rio bermaksud mencari makan.

Setelah selesai makan sekitar pukul 02.30 WIB, bermaksud pulang. Mereka pun melewati Jalan Letjen Supeno, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Namun, sesampainya di persimpangan ITC Permata Hijau sekira pukul 03.00 WIB, Daffa, Rian dan korban didekati kawanan geng motor yang berjumlah sekitar 20 motor dan langsung menyerang.

Korban yang dibonceng di posisi belakang terkena sabetan parang beberapa kali. Korban pun akhirnya terjatuh dari sepeda motor dan tergeletak di tengah jalan bersimbah darah.

Saat terjadi penyerangan ini sejumlah teman korban lainnya, yakni Bayu, Reza, Rio dan Bani tidak menyadari ketiga temannya menjadi korban penyerangan. Kabar penyerangan tersebut diketahui setelah Daffa dan Rian memberi tahu keempatnya.

Setelah itu teman-teman korban berbalik arah mengarah tempat kejadian untuk mencari korban.
Tetapi korban sudah tidak ada di lokasi kejadian lantaran telah dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

Namun, setelah menjadi perawatan di RSPP tersebut korban akhirnya meninggal dunia akibat luka di kedua betisnya.

Guna pengusutan dan penyidikan lebih lanjut korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati guna visum jenazah. Selain itu sejumlah saksi juga masih dimintai keterangan. (wandhy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *