oleh

Frustrasi, Duda Anak Satu Mati Gantung Diri

POSKOTA.CO – ES, 46, warga Kampung Rawa Denok, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tergantung pada seutas tali melilit leher korban dari plafon kamar mandi.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Triharijadi, didampingi Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Metro Pancoran Mas Kota Depok Iptu Hendra, membenarkan kejadian penemuan gantung diri tersebut.

Kejadian itu diketahui, Selasa (30/6/2020), saat tetangga korban Ny Lisda usai belanja di warung dekat rumah saat melintas ingin pulang melihat di saluran air terdapat banyak darah kemudian melaporkan ke suaminya Yudi. Mendengar cerita istrinya Yudi kemudian mengecek dan mencari sumber darah tersebut hingga ke samping rumah persis di dekat kamar mandi korban serta mencium bau busuk.

Merasa curiga dengan bau busuk yang menyengat dan percikan darah yang telah mengering di saluran air kemudian, saksi Yudi melaporkan dan memberitahu keluarga pemilik rumah ES yaitu keponakannya Anggara Yuda yang tidak jauh dari rumah korban.

Kemudian saksi berdua mengetuk pintu rumah ES ternyata terkunci dari dalam yang akhirnya pintu didobrak dan mencari korban di kamar tidur tapi tidak ditemukan. Namun saat mencari di kamar mandi ternyata melihat korban sudah dalam kondisi tergantung tidak bernyawa dan tubuh korban sudah dalam keadaan membengkak serta menebar bau busuk.

Menurut dia, setelah melihat kondisi tersebut langsung melaporkan ke tetangga dan pengurus RT yang kemudian dilanjutkan Bhabinkamtibmas setempat. Selanjutnya diteruskan ke Polsek Pancoran Mas.

“Petugas Polsek Pancoran Mas langsung datang dan melakukan evakuasi korban serta melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh korban ES hampir 20 tahun hidup sendiri setelah bercerai dengan istrinya yang memiliki anak satu. Diduga mengakhiri hidupnya karena frustrasi hidup seorang diri selama ini.

Hasil kesepakatan keluarga akhirnya jenazah korban tidak dibawa ke rumah sakit namun langsung dikebumikan. (anton/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *