oleh

Dua Oknum Sekuriti Diduga Aniaya Warga saat Cari Bola Golf di Luar Area

POSKOTA.CO – Dua oknum Sekuriti Jagorawi golf Cibinong bergaya preman. Keduanya diduga melakukan tindakan main hakim sendiri dengan menganiaya seorang warga.

Kejadian mirip kriminal jalanan ini berlangsung Sabtu (08/08/20) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban Rimanto (34) mengalami luka atas kekerasan yang dialami. Korban warga Kampung Cimpaeun, RT 002 RW 016, Kelurahan Cimpaeun Tapos, Kota Depok yang tak terima perlakuan kasar ini, lalu melapor ke polisi.

Korban dalam keterangannya ke wartawan mengatakan, saat itu dirinya sedang berada di lokasi Golf untuk mencari bola yang keluar dari area.

“Saya saat itu sedang di lokasi lapangan Golf untuk mencari bola yang keluar dari lapangan.
Tidak lama kemudian datang seorang satpam menghampiri dan menegur saya yang kebetulan sedang memotong kayu buat mengambil bola,” ujar Rismanto Senin (10/8/2020).

Satpam yang emosi langsung melakukan pemukulan atas dirinya. Tidak hanya itu, oknum sekuriti ini juga mengeluarkan senjata jenis sangkur yang di arahkan ke lehernya.

“Begitu Sekuriti arahkan sangkur ke leher, saya tangkis sehingga melukai tangan saya,” ujarnya.

Korban mengaku, akibat kekerasan fisik ini, ia masih merasakan sakit di dada, kepala pusing dan muntah.

Luka yang di derita usai kejadian, langsung dibawa keluarganya ke rumah sakit RSUD Cibinong, guna pertolongan medis.

“Pada hari Sabtu (8/8/20) sekitar pukul 15.30 WIB, saya merasa mual dan pusing serta dada sesak. Pada hari Minggu (9/8/20) sore, keluarga bawa saya berobat kembali ke RSUD Cibinong untuk memastikan luka yang dialami,”ujarnya.

Atas peristiwa ini, keluarga korban marah dan tidak terima. Tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh pihak keamanan PT Jagorawi Golf yang beralamat di Jalan Kranggan-Cibinong, Ciriung, Bogor lalu dilaporkan ke polisi.

Ayah korban Runin (69), seorang buruh kerja lepas, mengaku sangat kecewa dengan tindakan main hakim sendiri oleh dua oknum Sekuriti terhadap anaknya.

“Sebagai orangtua, saya merasa tidak terima dan sakit hati atas perlakuan yang dilakukan pihak keamanan PT Jagorawi Golf. Penganiayaan terhadap anak saya sehingga menimbulkan luka dalam di kepala dan di dadanya,”kata Runin.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak PT Jagorawi Golf. (ymd/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *