oleh

Buser Satreskrim Polres Jepara Gulung Pelaku Curat dan Curanmor

POSKOTA.CO – Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse Kriminal (Satrekrim) Polres Jepara berhasil menggulung pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) dan curanmor (pencurian motor) juga turut disapu para pelaku pengedar uang palsu yang berkeliaran di wilayah hukum Polres Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto didampingi Kasat Reskrim dan Humas Polres Jepara dalam jumpa pers di Mapolres Jepara, baru-baru ini, menyampaikan, atas keberhasilan Buser Satreskrim mengungkap tujuh kasus yang berbeda dalam waktu 20 hari.

“Kami mengapresiasi kepada jajaran Satreskrim Polres Jepara dalam mengungkap tujuh kasus tersebut melebihi target yang diberikan Polda Jateng sebanyak empat kasus,” ujarnya Nugroho saat memberi keterangan pers.

Perwira berbunga melati dua itu membeberkan, untuk kasus curanmor, tersangkanya adalah FA (38 tahun) dan AB (19) warga Desa Mantingan, SA (20) warga Kelurahan Jobokuto, serta MD (18) warga Desa Telukawiur. Sedangkan satu tersangka masih DPO.

“Dari tujuh kasus yang diungkap Satreskrim Polres Jepara, lima di antaranya kasus curanmor, satu kasus pencurian ternak, dan satu kasus peredaran uang palsu. Modusnya cara rental yang digunakan untuk mencuri ternak,” terang orang nomor satu di Korps Bhangkara Bumi Kartini ini.


Sedangkan untuk kasus pencurian ternak dan uang palsu, tersangkanya adalah ETQ (47) warga Desa Bucu, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.

Tersangka ETQ dalam melakukan aksi berandalnya mencuri ternak menggunakan mobil rental Toyota Avanza untuk mengangkut kambing yang dicurinya dari sebuah rumah saat pemilik rumah tidak berada di tempat. Sedangkan dalam mengedarkan uang palsu, ETQ membeli kambing dari seorang peternak dengan menggunakan uang palsu.

“Ancaman pidana untuk pelaku curat dan curanmor sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana kurungan paling lama tujuh tahun. Sedangkan untuk kasus mengedarkan uang palsu, ancaman pidananya penjara paling lama 15 tahun sesuai dengan Pasal 245 KUHP,” pungkas Kapolres Jepara. (makuri/pwoijepara-@jigjateng)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *