oleh

Arman Depari: Penyelundupan 66 Kg Sabu dan 160 Ribu Butir Ekstasi di Bekasi Libatkan Oknum Petugas Lapas

POSKOTA.CO – Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari menduga ada keterlibatan  narapidana atau napi Lapas Salemba dalam kasus penyelundupan sabu dan ekstasi yang digerebek di ruko gudang beras Bekasi.

Peredaran narkoba yang melibatkan napi dan mengendalikan bisnisnya dari penjara karena diduga juga dibantu petugas Lapas.

“Narapidana bisa beroperasi karena bantuan oknum petugas Lapas. Diduga ada yang membantu menyelundupkan handphone misalnya,” kata Arman.

Dikatakanya, selama ini jajaran BNN sudah berkoordinasi dengan Ditjen PAS Kemenkumham guna memberantas peredaran narkoba, namun peredaran narkoba kelas kakap yang didalangi narapidana dari sejumlah Rutan dan Lapas masih saja terungkap.

Bahkan ungkap Arman, BNN telah melaporkan nama-nama para pengendali untuk diawasi, namun tetap saja mereka masih bebas menjalankan bisnisnya.

Terakhir kasus penyelundupan 66 kilogram sabu dan 160 ribu butir ekstasi yang dibongkar BNN pada Kamis (28/5/2020) lalu di Bekasi, dimana Agustiar (39) yang berperan jadi kurir merupakan eks napi Lapas Salemba, dia berbisnis dengan napi lain yang dikenal sewaktu jadi tahanan.

Meski rekan bisnisnya berada dalam penjara, namun selama tiga bulan dia bisa memasarkan sabu dan ekstasi dari sindikat mereka dan selalu berhasil di luaran.

Tidak hanya itu, peralatan yang digunakan tersangka cukup bagus dan terlihat sudah lama dalam memproduksi pil ekstasi.

Keberadaan oknum petugas yang membantu bisnis narkoba, menurut Arman, menjadi penentu maraknya peredaran Narkoba di luaran yang dikendalikan napi dalam tahanan.

Menurutnya, sebagus apapun gedungnya, aturan dibuat ketat, sistem pengamannya maupun peralatan canggih yang dipasang dalam penjara untuk mengontrol kegiatan para napi tidak ubahnya hanya barang rongsokan bila petugas tetap tidak jujur dan bekerjasama dengan para bandar besar. (r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *