harmono 23/07/2016

23interPOSKOTA.CO – Interpol telah bergabung dengan koalisi global guna menghadapi IS untuk mendukung upaya mencegah arus petempur asing dan menghentikan pendanaan IS, kata badan polisi dunia itu dalam pernyataan yang dikeluarkan di Lyon, Prancis, Jumat (22/7).

Interpol akan bertindak sebagai “katalisator” buat komponen polisi internasional yang kuat dalam upaya terpadunya untuk menanggulangi ancaman pelaku teror, kata Sekretaris Jenderal Interpol Jurgen Stock. Ia sedang menghadiri pertemuan menteri koalisi global dalam memerangi IS yang diselenggarakan di Washington, AS.

“Berbagi melalui Interpol berarti memperluas perimeter keamanan nasional,” kata Stock, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu siang. Ia menambahkan satu langkah penting ialah “membuat jembatan” antara daeran konflik dan pelaksana hukum di luar negeri.

Data dari lebih 7.500 petempur asing yang dibagi oleh hampir 60 negara melalui Interpol saat ini dapat diakses oleh anggotanya buat penyelidikan, lintas-pemeriksaan dan penyaringan di perbatasan. Sementara itu ribuan catatan tambahan juga dimanfaatkan oleh Interpol buat tujuan katalistik guna menyediakan arah bagi lembaga pelaksana hukum di seluruh dunia, kata Interpol di dalam pernyataan tersebut.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :