Djoko Waluyo 01/02/2015

pijat aPOSKOTA.CO – Tim peneliti dari Harvard Medical School menyimpulkan,bahwa disfungsi ereksi atau impotensi ternyata dapat dideteksi dari sisi badan yang lain yakni kaki.

Penemuan ini sesudah membagikan kuesioner kepada lebih dari 10 ribu pria untuk menyadari kisah restless leg syndrome (RLS), suatu keadaan di mana kaki merasa benar-benar tidak nyaman di saat sedang duduk atau berbaring.

Studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemology, Impoten yaitu situasi yang paling ditakuti para pria. Bisa di katakan bahwa sebagai musuh paling besar mereka. Maklum, impoten terkait dengan kejantanan pria, yang disebut bagian dari harga diri kaum pria.

Mendeteksi apakah seorang pria itu impoten atau tidak dengan cara kasat mata, pasti bukanlah pekerjaan yang gampang, karena butuh kontrol dengan cara medis. Tetapi sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemology memperlihatkan bahwa disfungsi ereksi atau impotensi ternyata dapat dideteksi dari sisi badan yang lain yakni kaki.

Tim peneliti dari Harvard Medical School menyimpulkan penemuan ini sesudah membagikan quesioner kepada lebih dari 10 ribu pria untuk menyadari kisah restless leg syndrome (RLS), suatu keadaan dimana kaki merasa benar-benar tidak nyaman disaat sedang duduk atau berbaring.

Serta hasil yang mengagetkan juga didapat, bahwa lebih dari 20% pria yang mengalami restless leg syndrome (RLS) juga mengalami disfungsi ereksi dengan kata lain impotensi. Peneliti berasumsi bahwa pemicu RLS yaitu kurangnya hormon dopamin, yakni hormon yang disebut neurotransmitter paling utama agar seorang pria dapat ereksi. Minimnya kandungan dopamin pada badan bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

Seperti diketahui, tanda serta gejala RLS umumnya berbentuk rasa tidak nyaman pada betis, paha, atau kaki keseluruhannya. Tanpa disadari, pasien RLS umumnya bakal menggerak-gerakan kakinya seperti tengah menjahit atau menendang-nendangkan kakinya waktu tidur. -berbagai sumber-

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*