oleh

Pandemi Corona, Pelindo Marines Adakan Customer Visit Virtual

POSKOTA.C0 – Anak usaha Pelindo III di bidang layanan marine, Pelindo Marines mengadakan customer visit secara virtual di tengah masa Pandemi Covid-19.

Hal itu dilakukan sebagai upaya mendengarkan masukan dan keluhan pelanggan. Penggunaan teknologi informasi dioptimalkan dengan mengadakan agenda customer visit secara virtual.

“Kami menggelar customer visit virtual dengan para pengguna jasa, berseri mulai dari klaster regional Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali Nusra, Kalimantan, hingga pengguna jasa internasional dari layanan Pelindo Marines di Selat Malaka,” jelas Direktur Utama Pelindo Marines Eko Hariyadi Budiyanto, Sabtu (15/8).

Eko Hariyadi Budiyanto mengungkapkan, optimasi teknologi informasi menjadi solusi mematuhi di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pengguna jasa juga membuka kesempatan untuk proyeksi pengembangan layanan dan jaringan bisnis. Sehingga bisnis tetap berkembang sejalan dengan mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Selain itu Pelindo Marines juga menggandeng konsultan riset ITS Tekno Sains untuk mengadakan customer survey guna menjaring masukan dari para pengguna jasa.

Salah satu pimpinan riset, Saut Gurning, membenarkan bahwa setidaknya akan ada 100 pengguna jasa layanan marine dan pemangku kepentingan yang dihubungi untuk memberikan masukannya.

“Masukan para pelanggan akan menjadi data yang diolah untuk merumuskan tidak hanya pengembangan bisnis perusahaan ke depan.

Tetapi juga strategi bertahan di era krisis, agar rencana keberlanjutan bisnis perusahaan dapat terformulasikan dengan lebih akurat,” tambahnya.

Lini bisnis Pelindo Marines di bidang layanan multimoda, BMC Logistics, telah menggunakan Aplikasi Customer Mobile untuk memudahkan pengguna jasa mengetahui posisi peti kemasnya, tanpa harus datang ke lapangan atau menunggu konfirmasi.

Aplikasi Customer Mobile merupakan inovasi layanan pelanggan di depo peti kemas agar pendistribusian informasi berlangsung lebih cepat dan tepat.

“Aplikasi tersebut dilengkapi dengan berbagai fitur untuk memudahkan pengguna jasa. Di antaranya dapat mengetahui jumlah peti kemas keluar dan masuk per hari, serta jumlah stok peti kemas pada depo. Kemudian pencarian data-data peti kemas seperti DO number, BL number, vessel, consignee, nomor truk yang mengangkut, dan lain sebagainya, dapat diakses dengan mudah,” papar Direktur Utama BMC Logistics, Juneddy Sinaga, pada kesempatan terpisah.

Kemudian juga ada aplikasi APBS Smart Client untuk para operator kapal yang melintasi akses pelayaran menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Gresik, Alur Pelayaran Barat Surabaya.

“Aplikasi APBS Smart Client membantu para pengguna jasa untuk memonitor pelayanan jasa alur APBS. Selain itu juga berfungsi untuk mempermudah proses penagihan hingga pelunasan, yang terintegrasi dengan data dan sistem Pelindo III, sebagai operator pelabuhan,” kata Direktur Utama APBS Wawan Sulistyawan di Surabaya.

Dengan sistem aplikasi tersebut membawa manfaat proses transaksi menjadi transparan dan real time. Selain itu pada pengembangan aplikasi ke depan, nantinya bila ada complaint pengguna jasa tidak perlu repot menghubungi secara personal, cukup meng-entry tiket keluhan pada aplikasi sehingga tersistem dan bisa langsung direspon oleh person in charge.

Masker Merah Putih

Sementara itu dari Terminal LNG di Pelabuhan Benoa Bali, PT Pelindo Energi Logistik (PEL), lini bisnis Pelindo Marines yang mengoperasikan terminal tersebut, memiliki cara unik saat melayani pelanggan dalam suasana peringatan Kemerdekaan RI.

“Tim terminal LNG Benoa mengenakan masker bermotif merah putih. Aksi tersebut untuk meneladani semangat juang para pahlawan kemerdekaan, dalam kami melayani pelanggan dengan operasional logistik energi yang berisiko tinggi dengan sangat hati-hati,” kata Direktur Operasi dan Teknik PEL, Vitus Satoto, dari Surabaya. (d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *