oleh

HKI Merupakan Sebuah Isu Sangat Strategis Pengembangan Inovasi dan Ekonomi

POSKOTA.CO – Kekayaan intelektual adalah perhatian utama dalam pencarian untuk pertumbuhan, perkembangan dan daya saing. Sedangkan untuk kemajuan dalam pengetahuan yang dipahami secara luas adalah pendorong utama ekonomi kemakmuran di abad kedua puluh satu.

Menurut Diana Dewi, hak kekayaan intelektual (HKI) dapat didefinisikan dalam istilah ekonomi sebagai hak untuk menggunakan dan menjual (atau membuang) “kreasi pikiran penemuan, karya sastra dan artistik, dan simbol, nama, gambar, dan desain yang digunakan dalam perdagangan “.

“Untuk perusahaan yang memiliki mereka, mereka merupakan bagian dari aset tidak berwujud mereka (berbeda dengan aset berwujud seperti mesin atau bangunan), bersama dengan itikad baik pelanggan, keterampilan khusus perusahaan dari tenaga kerja mereka, pengetahuan yang tertanam dalam organisasi, atau praktik manajemen yang baik,” tegas Hj. Diana Dewi Ketua Umum Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) DKI Jakarta sebagai Narasumber dalam Seminar Online IKA Magister Ilmu Hukum UKI dan IKA UKI dengan mengangkat topik “ Penegakan Jaminan Perlindungan HKI” bagi Profesional dan Pengusaha Rabu (29/7/2020).

Dari sudut pandang ekonomi kata Dewan Penasehat APJI (Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia) ini, pertumbuhan Ekonomi suatu negara sangat berkaitan erat dengan perlindungan HKI-nya. “Semakin terbuka sistem perekonomian suatu negara, maka perlindungan HKI akan memainkan peranannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi negara tersebut,” kata Direktur Utama PT. Garindo Food International ini.

Dijelaskan Diana, bahwa perlindungan terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HKI) saat ini sangat dibutuhkan akibat perdagangan bebas. Kata Diana, perlindungan tersebut bukan lagi bersifat timbal balik, melainkan sudah menjadi urusan internasional. Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengatur dan mewajibkan negara-negara anggotannya untuk memberikan perlindungan yang ketat terhadap HKI, tandasnya.

Menurut Diana, adanya relasi antara tingkat perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di suatu negara dengan tingkat inovasi di negara tersebut Perlindungan HKI sangat krusial untuk mendorong inovasi. perlindungan terhadap HAKI merupakan hal yang sangat penting, terlebih lagi di dalam konteks ekonomi global yang bertumpu pada informasi, di mana penciptaan ide-ide baru merupakan aktivitas ekonomi yang paling bernilai tinggi (Lewis, 2008).

Menurut Diana Dewi ada lima yang perlu diperhatikan dalam Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri, yakni, pertama,ciptaan yang dibuat oleh Pencipta dalam kaitannya dibidang seni, budaya dan ilmu pengetahuan.

Kedua, . Menganut sistem deklaratif, yang dilindungi sejak ciptaan tersebut dituangkan dan diumumkan kepada pihak lain memalui media apapun namun pendaftaran diperlukan dalam rangka pembuktian.

Ketiga, Jangka waktu perlindungannya adalah 70 (tujuh puluh) tahun setelah Pencipta meninggal untuk individu dan 50 (lima puluh) tahun setelah diumumkan untuk Ciptaan yang dipegang oleh Badan Hukum/Badan Usaha.

Keempat, Perlindungan dimulai pada saat ciptaan itu dibuat. Dan kelima, Diatur dalam UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, paparnya.(Lian Tambun).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *