oleh

Tuntutan Tak Dipenuhi, Pengunjuk Rasa Akan Menggelar Istighosah dan Rathibul Haddad

-Daerah-99 views

POSKOTA.CO – Pihak kepolisian Situbondo diminta segera menangkap tersangka Z, yang melakukan penipuan dengan mengatasnamakan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy.

Ada tiga poin tuntutan aksi yang dilakukan pada 1 September 2020, di halaman Mapolres Situbondo, diantaranya, lima orang yang diamankan agar ditingkatkan statusnya menjadi tersangka, agar polisi segera menangkap tersangka Z, dan usut tuntas kasus dugaan penipuan hingga ke akarnya.

“Jika dalam waktu lima hari dari aksi, tuntutan ini tidak dipenuhi, maka kami akan kembali menggelar istigoshah dan rathibul haddad di polres dengan massa yang lebih banyak lagi,” ujar Penanggung Jawab Aksi, Sunardi Muhib, Rabu (2/9/2020).

Sunardi Muhib mengaku, penipuan dengan mencatut nama Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, sudah seringkali terjadi namun belum ada sanksi tegas dari kepolisian sehingga hal tersebut kembali terulang.

“Sudah ada empat kali penipuan melalui dunia maya yang mencatut nama guru kami. Tapi sayangnya, pelaku dilepas begitu saja dan hanya dilakukan wajib lapor,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Imam Rifai mengaku, akan berusaha maksimal untuk memenuhi tuntutan aksi, yaitu menangkap tersangka Z dan mengusut kasus dugaan penipuan itu secara tuntas.

“Kami berusaha maksimal tersangka secepatnya bisa ditangkap, besok atau lusa, tidak usah menunggu lima hari. Semoga saja ini bersamaan dengan takdir Allah,” kata Imam Rifai.

Sementara lima orang yang sudah diamankan sudah dilakukan pendalaman. Dari pendalaman itulah mengerucut kepada tersangka inisial Z dan sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kalau yang lima orang ini, kita masih belum cukup bukti untuk meningkatkan statusnya sebagai tersangka. Selama Z belum diamankan lima orang masih sebagai saksi,” tegas Imam Rifai.

Diinformasikan RRI sebelumnya, melalui media sosial, tersangka inisial Z mengaku sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy. Bahkan foto profilnya pun menggunakan foto Kiai Azaim.

Untuk memperlancarkan aksinya, Z mengaku bisa menggandakan uang, bisa menarik dana hibah dari ATM sesuai dengan yang diinginkan, dan memberikan keuntungan lainnya yang membuat calon korban tergiur.(rrico.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *