oleh

Tim Gabungan BUMN Kalbar Bantu Tangani Covid-19

POSKOTA.CO – Untuk tangani penyebaran Covid-19, Satuan Tugas (Satgas) Bencana Nasional Badan Usaha Milik Negara (BUMN) wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) menyerahkan sejumlah bantuan alat kesehatan. Bantuan ini diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, AL Leysandri, selaku Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 provinsi ini.

Sejumlah 9.635 perbekalan kesehatan seperti APD Coverall, sarung tangan, sepatu medis, masker N95, kacamata medis, disinfektan, hand sanitizer dan alat rapid test Covid-19 diserahkan. Untuk selanjutnya didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan.

Dinyatakan Direktur SDM Antam, Luki Setiawan Suardi, selaku Ketua Tim Satgas Bencana Nasional BUMN Kalbar akan ada 3 tahap dalam penyaluran bantuan.

“Setelah koordinasi cepat bersama gabungan BUMN Kalbar, kami merasa bersyukur pengadaan alat-alat kesehatan tahap pertama dapat selesai tepat waktu dan terdistribusi dengan baik. Saat ini untuk batuan tahap kedua dan ketiga sedang dalam proses pengadaan dan akan segera didistribusikan setelah peralatan kesehatan itu siap,” kata Luki.

Bantuan tahap pertama diserahkan bersama Pertamina, Inhutani II, Telkom, Mandiri, BNI, PLN, PT BAI, PELINDO II, Pegadaian, LKBN Antara dan Jasa Raharja. Tim telah mengupayakan pengadaan bantuan alat kesehatan secara maksimal agar segera dapat dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan sebagai komitmen BUMN dalam penanganan Covid-19 di wilyah Kalbar.

AL Leysandri menyambut baik bantuan yang diberikan oleh perusahaan BUMN di Kalbar mengingat tingginya kebutuhan alat kesehatan di sana. “Saya mewakili Gubernur Kalbar yang merupakan Ketua Gugus Tugas Kalbar dan Pemerintah Provinsi Kalbar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Memang APD ini sangat diperlukan,” kata Leysandri.

Dia menambahkan pentingnya bahu membahu pemenuhan kebutuhan APD ini dan mengharapkan bantuan tim gabungan BUMN ini akan terus berlangsung. “Nah, soal penanganan Covid-19 ini dibutuhkan peran semua pihak dan harus bahu-membahu. Kita sangat butuh banyak APD sebab kita tidak tahu sampai kapan wabah ini. APD harus kita penuhi,” jelasnya. (ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini