by

SPBU Nakal Beroperasi Lagi, Warga Payakumbuh Kecewa

-Daerah-103 views
Read Time:1 Minute, 59 Second

POSKOTA.CO – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman, bernomer 14-262-108 di Payakumbuh, Sumatera Barat diduga mendistribusikan BBM subsidi hasil timbunan. Sampai tulisan ini diturunkan, SPBU disentuh aparat hukum.

Padahal, ulah penimbun dan SPBU itu dinilai meresahkan dan merugikan masyarakat Payakumbuh maupun para pelaku usaha lainnya. Ditengarai mereka melakukan kerja sama dengan sebagian besar para pengelola SPBU yang ada di Kota Payakumbuh dan pengelola SPBU yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.

Sumber menyebutkan bahwa di depot pengisian bahan bakar pada Lokasi SPBU Nomor Usaha 14-262-108, itu dikenal oleh warga setempat sebagai miliknya EDW (57). Dia disebut-sebut seorang ASN sebagai staf ahli bupati pada salah satu daerah kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.

​​​​​​Kepada masyarakat, EDW itu punya saudara sedarah dengan salah seorang jenderal polisi aktif yang saat ini bertugas di salah satu polda di Pulau Sulawesi.

“Bisa jadi sosok penggede berpangkat jenderal itu, yang selalu mem-back up jika ada masalah yang menerpa pada Pak EDW. Soalnya, beberapa waktu lalu pihak petugas kepolisian pernah menindak kegiatan di SPBU tersebut, 18 Oktober 2019, yang langsung dipimpin oleh Kapolresta Payakumbuh AKBP Dony Setiawan tersebut. Dari hasil tindak operasi petugas tersebut, selain berhasil mengamankan si pelaku penimbun BBM subsidi, petugas juga sempat melakukan penyegelan pada SPBU tersebut,” ujar sumber menjelaskan.

Sumber menyebutkan pasca ditangkapnya pelaku penimbun BBM dan penyegelan pada 1 unit mesin pompa di SPBU milik EDW tersebut, memang kegiatan penyalahgunaan pendistribusian BBM bersubsidi nyaris sempat terhenti. Dan, antrean panjang warga masyarakat yang hendak membeli BBM pun sudah tidak ada lagi terlihat.

Dari pantauan sumber di lapangan menyebutkan, keadaan pada beberapa SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Lima Puluh dan Kota Payakumbuh pasca penindakan aparat kepolisian, sudah berjalan normal dan tidak nampak lagi adanya antrean panjang.

Namun sayangnya, keadaan itu hanya berlangsung sebentar saja dan  masyarakat pun kembali menjerit karena praktek ilegal penimbunan BBM subsidi kembali marak dilakukan pada beberapa depot pengisian bahan bakar minyak di wilayah Kota Payakumbuh, termasuk di lokasi SPBU milik EDW. Di mana para pelaku penimbun kembali berpesta pora ‘merampok’ jatah BBM subsidi rakyat, yang dilakukannya hampir setiap malam tidak ada henti.

Ketika hal tersebut dimintakan konfirmasi kepada EDW selaku pemilik SPBU Nomor Usaha 14-262-108, lewat nomor WhatsApp miliknya di 0813742 XXXXX, pesan WhatsApp yang dikirimkan Redaksi HiTvBerita.com tersebut, belum juga dijawab oleh EDW hingga berita ini dinaikkan. (tim)

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini