oleh

Mentan Panen Padi di Indramayu, Stok Beras Melimpah

-Daerah-70 views

POSKOTA.CO-Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melakukan panen padi sekaligus menjamin ketersediaan pupuk untuk petani di Kabupaten Indramayu. Dalam kunjungan ini Mentan menyalurkan bantuan untuk Kabupaten Indramayu senilai Rp 19,2 miliar.

“Indramayu adalah pertanian percontohan yang ada dan terbaik di seluruh Indonesia. Produksi pangan harus tetap terjaga walau dihadapkan pada tantangan apapun,” kata Mentan  dalam acara panen padi di Desa Karang Tumaritis, Kecamatan Hautgeulis, Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/09/20)

Mentan menegaskan, sektor pertanian saat ini menjadi penopang perekonomian Indonesia. Sesuai data BPS pada kuartal II PDB sektor pertanian mencapai 16,4 persen sehingga menjadi sektor yang mampu menyerap tenaga kerja khususnya dimasa pandemi COVID-19.

“Besok perdagangan yang terbuka adalah pertanian artinya sektor pertanian juga membuka lapangan kerja sehingga siapa saja yang mau berkeringat, siapa saja yang mau dapat uang maka turun ke lapangan. Kerja di pertanian sangat terbuka,” ujarnya.

Mentan menjelaskan, ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan dalam sektor pertanian diantaranya sistem irigasi, varietas bibit unggul yang digunakan, kecukupan pupuk serta SDM petani yang mau bekerja di sawah. Untuk membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern, Kementerian Pertanian (Kementan) membentuk korporasi pertanian yang ditunjang oleh fasilitas permodalan atau dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan dan off-taker yang menjamin harga panen yang menguntungkan petani.

“Jaga yang ada disini. Menghadapi situasi ekonomi dunia yang melemah mudah-mudahan Indonesia tetap bangkit makin membaik karena ada pertanian yang menopangnya dan Indramayu termasuk yang cukup bagus ini. Kepada para perbankan saya harap support KUR untuk petani. Jangan ragu,” cetusnya.

Plt.Bupati Indramayu, Taufik Hidayat mengapresiasi kehadiran Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di wilayahnya. Sebab secara langsung dan cepat menyelesaikan kebutuhan pupuk untuk petani sehingga pada musim tanam gadu (musim tanam II) ini tidak terjadi kelangkaan pupuk dan produksi padi dipastikan aman. Upaya nyata Kementan sangat berdampak terhadap peningkatan produksi dan mempertahankan Indramayu sebagai kabupaten tertinggi produksi besar.

“Saat ini, sebahagian lahan sawah di Kabupaten Indramayu sedang menghadapi pertanaman musim tanam kedua dan sebagian wilayah sudah panen. Pak Menteri datang kesini, Alhamdulilah ketersediaan pupuk bagi petani Indramayu aman,” ujarnya.

Taufik menyebutkan lahan sawah di Indramayu seluas 117.686 hektar. Lahan pertanian padi merupakan komoditi unggulan di Kabupaten Indramayu dan juga merupakan komoditas unggulan nasional tingkat produksi padi Kabupaten Indramayu rata-rata dalam 5 tahun terakhir yaitu 1,5 juta ton gabah kering. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *