by

Lantaran Istri Sakit Nonmedis, Suami Rela Kehilangan Pekerjaan

-Daerah-264 views
Read Time:1 Minute, 46 Second

POSKOTA.CO – Sri Maya,40, warga Desa Karangsembung Blok Pahing RT.01 RW.04 Kecamatan Karangsembung Cirebon Jawa Barat yang mengalami sakit non medis selama Tiga bulan terakhir. Sakit yang tiba-tiba dirasakannya bermula saat dirinya bekerja di kota Bekasi sebagai karyawan Loundry.

Saat itu Maya yang sedang bekerja tiba-tiba mengalami pendarahan yang aneh karena pendarahan yang keluar berupa gumpalan darah. Selang beberapa hari Maya pun mengajak suaminya (Iwan Setiawan) yang juga bekerja di Kota Bekasi menjadi sopir exspedisi untuk pulang ke kampung halaman dan berencana melakukan pemeriksaa di salah satu Rumah Sakit di kota Cirebon.

Ketika sudah sampai di kampungnya, Maya melakukan pemeriksaan disalah satu rumah sakit. Namun dari hasil pemeriksaan diagnosa dokter tidak menemukan penyakit didalam tubuhnya. Akan tetapi Maya tetap bersikeras untuk meminta dirawat inap kepada suaminya sampai sembuh. Sampai akhirnya pihak Rumah Sakit memutuskan agar Maya melakukan pengobatan alternatif kepada orang pintar/kiyai di rumahnya.

Sesampainya dirumah keluarga Maya pun menceritakan penyakitnya yang terasa aneh dan tak lajim kepada orang pintar/kiyai dengan harapan dapat meringankan rasa sakitnya.

Kepada awak media POSKOTA.CO Minggu (22/03) sekira pukul 11:00 siang Iwan Setiawan menceritakan kejadian yang agak janggal tersebut. “penyakit yang diderita istri saya sungguh diluar nalar, bagaimana tidak setiap mulai jam 4 sore dia mulai merasakan sakit yang luar biasa dengan terus mengeluarkan gumpalan darah bahkan terkadang sikapnya menunjukan seperti kera, menjerit-jerit dengan memegangi perutnya dengan penuh kesakitan” Jelas iwan sambil memperagakan rasa sakit istrinya.

Ditambahkan Iwan, pernah juga istrinya tak sadarkan diri dengan mencekik anaknya sendiri untung saja saya segera melepaskannya. “Saya pusing lelah memikirkan penyakit istri saya selama ini hampir semua apa yang saya miliki sudah saya jual sampai sayapun berhenti dari pekerjaan begitupun istri saya,” Ucapnya.

“sekarang semua saya serahkan kepada Allah saja karena saya sudah berikhtiar kemana saja demi istri dan anak saya yang masih sekolah walaupun sekarang saya sudah tak lagi bekerja selama Tiga bulan terakhir ini dan saya akan memulainya lagi dari awal agar kehidupan keluarga saya tenang walaupun sampai saat ini istri masih mengalami keanehan dan kesakitan jika melepaskan tasbih dari tangannya,” Pungkas Iwan suami yang bertanggungjawab ini. (Wahydn)

3 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini