oleh

Aksi Unjuk Anarkis di Kantor DPRD, 13 Mahasiswa Makassar Jadi Tersangka

-Daerah-44 views

POSKOTA.CO – Sebanyak 13 mahasiswa Makassar ditetapkan sebagai tersangka terkait aksi unjuk rasa anarkis di Kantor DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sedang tiga mahasiswa lain sebelumnya ikut diamankan polisi telah dipulangkan.

Sebelumnya pihak Polrestabes Makassar memeriksa sejumlah mahasiswa terkait perusakan Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar.

“Setelah diperiksa, 13 mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono, Kamis (3/9/2020).

Aksi anarkis berakhir perusakan itu terjadi pada Selasa (1/9/2020). Akibatnya sejumlah mahasiswa diamankan polisi. Setelah diperiksa secara intensif, penyidik melakukan gelar perkara pada Rabu (2/9/2020). Hasilnya, 13 mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka perusakan kantor DPRD tersebut.

Kasus perusakan itu berawal dari aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa hingga mereka nekat menginap di Gedung DPRD Makassar sejak Senin (31/8/2020), karena tidak ditemui oleh anggota DPRD Makassar.

Kesal setelah permintaan mereka untuk bertemu pimpinan dewan tidak dihiraukan, para mahasiswa berusaha merangsek masuk ke gedung itu. Akhirnya para mahasiswa berhasil masuk ke ruang sidang paripurna.

Akibat tidak bisa mengendalikan emosi, para mahasiswa langsung melakukan tindakan anarkis dengan mulai membanting meja hingga menduduki kursi pimpinan DPRD Makassar.

Sejumlah fasilitas di Ruang Sidang Paripurna dirusak, dari pintu masuk, meja, sejumlah perabot, hingga bangku yang dibuat berantakan. Usai melakukan aksinya, mahasiswa kemudian beranjak meninggalkan ruang paripurna. Mereka akhirnya diamankan polisi atas pengrusakan itu. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *