PEGAWAI DISDUKCAPIL JADI TERSANGKA TERKAIT PERNIKAHAN SEJENIS – Poskota.co

PEGAWAI DISDUKCAPIL JADI TERSANGKA TERKAIT PERNIKAHAN SEJENIS

ILUSTRASI
ILUSTRASI

POSKOTA.CO – Kepolisian Resor Indragiri Hulu, Riau, menetapkan pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat berinisial HA alias Hen sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan identitas terkait pernikahan sejenis.

“Dari pemeriksaan disimpulkan bahwa yang bersangkutan sengaja memalsukan identitas seorang perempuan menjadi pria,” kata Kepala Polres Indragiri Hulu, AKBP Ari Wibowo dihubungi dari Pekanbaru, Selasa.

Ia mengatakan Hen yang merupakan pegawai honorer Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hulu diamankan pada Senin lalu (11/4). Penangkapan Hen buntut dari laporan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Rengat Mistar Abdurraman kepada Polisi setelah menikahkan pasangan pengantin sesama jenis pada 7 April 2016 lalu.

Ari mengatakan Hen sengaja merubah data identitas KTP dan Kartu Keluarga seorang wanita bernama Desi menjadi laki-laki bernama Defrian Suryono alias Rio. “Tersangka melakukan pemalsuan data otentik dalam persyaratan untuk melakukan pernikahan atas nama Defrian Suryono,” ujarnya.

Saat ini tersangka masih diperiksa intensif sementara Desi alias Defrianto masih dalam pengejaran petugas. Ia mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan perkara ini terutama terkait dugaan adanya jaringan pemalsuan dokumen.

Sebelumnya KUA Rengat, Indragiri Hulu melaporkan pernikahan sejenis kepada kepolisian karena tidak sah, melanggar hukum, dan meresahkan masyarakat.

Kepala KUA Rengat, Mistar Abdurraman mengatakan proses pernikahan antara pasangan laki-laki mengaku nama Defrian Suryono dan mempelai perempuan berinisial RE warga Desa Pasir Kemilu Kecamatan Rengat adalah ilegal dan melanggar karena itu harus diselesaikan secara hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)