oleh

Sevila Vs Inter Milan, Konsistensi dan Lokasi, Hantui ‘La Beneamata’

POSKOTA.CO – Status sang juara Liga Europa UEFA musim ini bakal diperebutkan dua tim favorit, antara Sevilla dan Inter Milan di Stadion Rhein Energie, Koeln, Jerman, Sabtu (22/8/2020), pukul 02.00 dinihari WIB. Inkonsistensi yang belum sepenuhnya diatasi ‘La Beneamata’, julukan Inter, musim ini, ditambah dengan lokasi bermain di Jerman, masih menghantui usaha mereka untuk meraih trofi.

Meski terbilang sukses membantai Shaktar Donetsk 5-0 di babak semifinal, namun Inter belum bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka saat harus berhadapan dengan tim-tim selevel sepanjang musim ini. Terakhir, pasukan Antonio Conte itu bahkan nyaris saja bermain imbang 2-2 melawan Bayer Leverkusen pada babak perempatfinal pada 10 Agustus 2020 lalu. Beruntung, eksekusi Karim Bellarabi dari titik putih pada penghujung laga, gagal berbuah menjadi gol.

Pasukan Inter Milan menggelar latihan sebagai persiapan menghadapi Sevilla, Sabtu (22/8/2020) dinihari WIB.

Inter pun melenggang ke semifinal dengan kemenangan 2-1, berkat sepasang gol Romelu Lukaku. Selain inkonsistensi, lokasi juga masih menjadi penghambat bagi La Benemata dalam memburu trofi Liga Europa musim ini. Terakhir kali Inter bermain di final Liga Europa yang berlokasi di Jerman saat melawan Schalke 04 pada musim 1996/1997 silam. Partai final yang masih berlangsung dua leg itu, sebenarnya cukup menguntungkan bagi Inter.

Pasalnya, mereka akan bermain di laga kandang pada leg kedua. Sayang, Inter kalah 0-1 pada leg pertama yang berlangsung Parkstadion. Meski mampu menyamakan kedudukan pada leg kedua di Stadion Giuseppe Meazza, namun Inter akhirnya harus mengakui ketangguhan Schalke setelah kalah 1-4 dalam adu penalti. Kondisi itu tentunya menjadi penghambat bagi Inter untuk membidik gelar keempat mereka di Liga Eropa sejak 1991, 1994, dan 1998.

Di sisi lain, Sevilla semakin percaya diri untuk membidik gelar keenam mereka di Liga Eropa setelah edisi 2006, 2007, 2014, 2015, dan 2016. Hal itu ditunjang dengan skuad empuni dengan adanya Sergio Reguilon, Jesus Navas, Ever Banega, Lucas Ocampos, dan juga Suso yang merupakan mantan pemain AC Milan. Sevilla bahkan bisa dibilang lebih berpengalaman main di final Liga Eropa. “Kami tahu final itu seperti apa,” tegas Presiden Sevilla, Castro.

Namun, itu bukan berarti pasukan Julen Lopetegui itu, akan mudah mengalahkan Inter. Terlebih dengan tampilnya Lukaku di lini depan Inter. Lukaku sudah mencetak enam gol dan dua assist di Liga Eropa hingga sejauh ini, termasuk dua gol dan satu assist saat membantai Shakhtar di semifinal. Bersama Lautaro Martinez, keduanya bisa menjadi ancaman bagi Sevilla. Apalagi sejauh ini kedua tim belum pernah bertemu di ajang apa pun sebelum ini. (ra/sir)

Prediksi susunan pemain:
Sevilla (4-3-3): Bounou (g); Reguilon, Kounde, Carlos, Navas; Banega, Fernando, Jordan; Ocampos, En-Nesyri, Suso.
Inter (3-5-2): Handanovic (g); Godin, De Vrij, Bastoni; D’Ambrosio, Barella, Brozovic, Gagliardini, Young; Lautaro Martinez, Lukaku.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *