by

Sebar Hoaks dan SARA, Mahasiswi Diperiksa Polisi

Read Time:1 Minute, 9 Second

POSKOTA.CO – Status mahasiswa yang notabene kaum intelektual, ternyata bukan jaminan memiliki cara berpikir kritis dan penuh pertimbangan. Contohnya mahasiswi yang kuliah di Kota Banjarmasin, warga Kota Palangka Raya.

Gegara kalincahan jari jemari dalam bermedia sosial, akhirnya berurusan dengan Polda Kalteng. Pasalnya, HR,20, mahasiswi mengunggah informasi tidak benar alias hoaks, terkait penculikan anak dan penjualan organ tubuh serta filter rokok mengandung darah babi.

Di samping mengunggah dua informasi hoaks tersebut, dia juga menulis status di akun Facebook pribadinya yang menyinggung suku, Agama, ras dan antargolongan alias SARA.

Menurut Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, yang diminta penjelasannya, Minggu (23/2) malam, pelaku mengunggah hoaks dan menulis status menyinggung SARA di akun Facebook bernama @elin, Minggu (23/2) pagi. “Namun setelah dilakukan pemeriksaan, HR mengaku tidak tahu kalau informasi yang diunggah, hoaks. Dia mendapatkan informasi dari akun Facebook orang lain yang tidak dikenal,” jelas Kombes Hendra.

Oknum mahasiswi yang ibu satu putra ini, lanjut Kombes Hendra, mengaku menyesal dan memohon maaf kepada seluruh masyarakat serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Sehubungan dampak sebaran hoaks, Kombes Hendra kembali mengingatkan para pemilik dawai pengguna dumay, saring sebelum sharing.

”Jika mendapatkan informasi dari siapapun, harus disaring dulu atau dipastikan dulu kebenarannya. Jangan langsung disharing atau bagikan,” tandasnya mengingatkan.

Pasalnya, sambung Kombes Hendra, informasi hoaks dan status menyinggung SARA, dampaknya sangat luas. Bisa memicu kerusuhan dan keresahan di masyarakat. (banuapost.net)

 

1 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini