oleh

Polemik Pencoretan Pemanah Jatim di Pelatnas, Marciano: Atlet Terbaik Harus Jadi Wakil Indonesia

POSKOTA.CO – Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, siap melakukan mediasi dengan Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) terkait polemik pencoretan tiga pemanah asal Jawa Timur dari pelatnas panahan Olimpiade 2021. Dalam mediasi yang akan dilakukan pekan ini, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini akan berusaha mencari solusi terbaik demi suksesnya cabang olahraga panahan pada pesta olahraga akbar empat tahunan dunia itu.

“Terkait pencoretan ketiga atlet panahan itu, KONI Pusat siap melaksanakan tugas yang diberikan pak Menpora Zainuddin Amali. Sebagai induk semua cabang olahraga (cabor), KONI Pusat akan mencari solusi terbaik demi meraih prestasi untuk mengangkat nama bangsa dan negara, ” kata Marciano kepada wartawan usai menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI di Gedung KONI Pusat, Kamis (27/8/2020).

Seperti diketahui PB Perpani pimpinan Illiza Sa’aduddin mencoret tiga atlet elit nasional asal Jawa Timur yakni Riau Ega Agata Salsabila, Diananda Choirunisa dan Asiefa Nur Haensa yang ingin mempertahankan Denny Trisjanto dan disiebut indisipliner karena tidak memenuhi panggilan.

Riau Ega dan Diananda merupakan atlet terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini, Berkat sentuhan Denny Trisjanjo juga mereka bisa memastikan Indonesia mendapatkan tiket tiga tiket ke Olimpiade Tokyo 2021 setelah meraih prestasi pada Asian Games Jakarta 2018. Riau Ega yang akrab dipanggil Sinchan meraih medali perunggu nomor recurve putra dan Diananda Choirunisa yang panggilan akrabnya Anis mendapatkan perak nomor recurve putri.

“KONI Pusat menginginkan atlet-atlet terbaik yang jadi wakil Indonesia, terlebih di level olimpiade. Saya berharap ketiga asal Jawa Timur tetap berlatih dengan baik dan maksimal . Biarkan mereka menjalani latihan di Surabaya sebelum bergabung dalam pelatnas panahan Olimpiade di Jakarta. Mereka itu yang terbaik dimana Riau Ega dan Dinananda yang berjasa mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2021,” tutur Marciano.

Marciano menegaskan dirinya akan segera menyelesaikan masalah pencoretan ketiga atlet asal Jatim tersebut dengan menemui langsung Ketua Umum PB Perpani Ibu Illiza Sa’aduddin dalam waktu dekat. Ini agar dengan waktu persiapan yang semakin singkat bisa dimanfaatkan dengan maksimal di tengah kondisi pandemi Covid 19. “Waktu persiapan harus dimanfaatkan dengan maksimal sehingga bisa meraih hasil maksimal di Tokyo nanti,” jelasnya. (dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *