oleh

Penyerang dan Peneror Kandang Banteng di Bogor Harus Segera Ditangkap

POSKOTA. CO – Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor menuntut pelaku penyerangan kandang banteng alias Kantor PAC PDI Perjuangan ditangkap.

Ketua BBHAR DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Gregorius B.Djako mengecam keras aksi pelemparan 3 (tiga) bom molotov di Sekretariat PAC PDI Perjuangan, Megamendung dan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Menurut Gregg, aksi pelemparan bom molotov dilakukan Selasa dan Rabu dini hari, merupakan aksi terencana.

PDI Perjuangan lanjut Gregg, menentang berbagai bentuk teror. Pelemparan bom molotov adalah tindakan pengecut, dan memiliki motif ideologis.

Serangan ke kantor PAC tersebut adalah serangan atas demokrasi, serangan terhadap kemanusiaan, dan serangan atas tatanan kehidupan masyarakat yang mendambakan hidup tenteram.

Gregg menegaskan, PDI Perjuangan sangat kokoh di dalam memegang teguh Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI, dan kebinnekaan Indonesia.

“Kami menduga tindakan aksi teror tersebut diduga tindakan sistematis dan terencana dan bukan aksi spontanitas semata. Aksi ini tidak akan pernah menyurutkan semangat juang PDI Perjuangan sebagai partai rakyat jelata. PDI Perjuangan partai grass roots, kami tidak akan mundur dan takut,”tegas Gregg.

Warna hitam bekas pelemparan molotov

Gregg yang juga Ketua Bidang Advokasi PERADI Kabupaten Bogor menegaskan, BBHAR dan DPC PDI Perjuangan serta PAC akan menempuh jalur hukum dalam menyikapi aksi teror ini.

“BBHAR akan mengawal kasus yang sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Kami mengedepankan upaya hukum dengan membuat laporan polisi. BBHAR siap mendampingi sampai kasus ini di dituntaskan,” jelas Gregg.

Tindakan teror menurut Gregg, tidak boleh dibiarkan terjadi di republik ini. Indonesia ini negara hukum.

PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pemilu dan legal secara hukum, mengutuk tindakan teror terhadap PAC Megamendung dan PAC Cileungsi.

“Ini adalah tindakan pengecut terstruktur yang sengaja dilakukan untuk menakut – nakuti PDI Perjuangan. Partai ini dibesarkan dengan berbagai dinamika politik di level nasional termasuk resistensi Orde Baru. PDI Perjuangan tetap eksis dan bertahan hingga saat ini. Oleh karena itu BBHAR DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor akan mengawal kasus ini,” tegas Gregg. (ymd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *