oleh

Bawa Sevilla Juara Liga Europa, Perasaan Emosional Selimuti Lopetegui

POSKOTA.CO – Sevilla berhasil meraih trofi keenam mereka di ajang Liga Eropa UEFA usai mengalahkan Inter Milan 3-2 pada partai final di Stadion Rhein Energie, Koln, Jerman, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB.

Sukses tersebut disambut dengan perasaan yang emosional oleh pelatih Julen Lopetegui.

Pelatih asal Spanyol itu mengaku sangat bahagia jika kerja kerasnya selama ini, berbuah trofi. “Karena kami bekerja sangat keras dan pantas untuk memenangi laga ini. Kami sangat bahagia karena pekerjaaan luar biasa selama tiga bulan terakhir.

Tim ini luar biasa. Mereka sangat yakin. Bahkan jika kami tidak menjadi juara, saya akan tetap mencintai anak-anak ini. Kami selalu yakin dan tidak pernah menyerah seperti motto klub ini,” kata Lopetegui, dinukil laman resmi UEFA.

Keyakinan yang dirasakan pelatih berusia 53 itu ditunjukkan Ever Banega dan kolega dengan mengandaskan perlawanan Inter 3-2. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Romelu Lukaku dari titik putih pada menit kelima, pasukan Lopetegui berhasil membalikkan keadan, lewat sepasang gol Luuk de Jong (12″ dan 33″). Beruntung, Inter bisa menyamakan kedudukan, melalui aksi Diego Godin, sembilan menit jelang turun minum.

Kepercayaan diri Sevilla terus diperlihatkan sejak awal babak kedua. Hasilnya, usaha mereka membuahkan gol lewat aksi bunuh diri Lukaku (74″), sekaligus membawa Sevilla unggul 3-2 yang terus bertahan hingga laga bubaran. Kekalahan Inter ini sendiri sebelumnya sudah diprediksi POSKOTA.CO karena masalah inkonsitensi yang masih belum bisa diatasi Inter di bawah asuhan Antonio Conte, sepanjang musim ini.

Selain masalah inkosistensi, lokasi pertandingan di Jerman yang selama ini kurang bersahabat bagi Inter, juga menjadi salah satu pemicu Inter harus menelan kekalahan. Lukaku yang diperkirakan bakal jadi pembeda pada laga ini, bahkan justru menjadi malapetaka bagi La Benemata, julukan Inter. Namun Conte enggan melempar kegagalan tim asuhannya kepada para pemain.

Ia justru bakal pasang badan dan siap menerima resiko, termasuk pemecatan dari pihak klub. “Sekarang kami harus kembali ke Milan dan kemudian mengambil dua atau tiga hari libur. Setelah itu dengan kepala dingin, saya akan bertemu manjaemen Inter. Kami akan merencanakan masa depan Inter, baik dengan atau tanpa saya,” tegas Conte, dikutip Football-talia, usai gagal mempersembahkan gelar eempat Inter di ajang Liga Eropa. (ra/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *