Bimbingan Rohani,  dan Tes Urine Dadakan Untuk Anggota PMJ

Bimbingan Rohani, dan Tes Urine Dadakan Untuk Anggota PMJ

POSKOTA.CO – Kepolisian Polda Metro Jaya terus melakukan sosialisasi dan antisipasi kepada para anggotanya agar tidak terlibat kasus narkoba, baik terlibat secara langsung atau tidak. …Selengkapnya»

Istri AKBP Idha Masuk dalam Jaringan Narkoba Internasional

Istri AKBP Idha Masuk dalam Jaringan Narkoba Internasional

POSKOTA.CO – Pernyataan mengejutkan dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar. Ternyata istri AKBP Idha Endri Prastiono, perwira Polri yang ditangkap di Kuching, …Selengkapnya»

KPK DIUSULKAN PRIORITAS UNGKAP KASUS BESAR

KPK DIUSULKAN PRIORITAS UNGKAP KASUS BESAR

POSKOTA.CO – Pakar Hukum Pidana dari Universitas Indonesia Ganjar Laksmana Bonaparta mengusulkan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memprioritaskan pengungkapan kasus-kasus korupsi berskala besar yang pembuktiannya …Selengkapnya»

16 JENDERAL POLRI DIMUTASI MULAI HARI INI

16 JENDERAL POLRI DIMUTASI MULAI HARI INI

POSKOTA.CO – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman melantik 16 pejabat tinggi kepolisian untuk mengemban tugas baru terkait mutasi jabatan di lingkungan …Selengkapnya»

PENDEMO LAPORKAN PEMUKULAN SEKELOMPOK ORANG SAAT UNJUK RASA

PENDEMO LAPORKAN PEMUKULAN SEKELOMPOK ORANG SAAT UNJUK RASA

POSKOTA.CO – Para pendemo Barisan Konsolidasi Mahasiswa Jambi (Barkombi) mendatangi Polda Jambi untuk melaporkan aksi pemukulan yang dilakukan sekelompok orang saat mereka berunjukrasa di Simpang …Selengkapnya»

BERITA TERKINI :
POSKOTA.CO - BRI Cabang Kabupaten Majene mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan klarifikasi terkait raibnya tabungan warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar di Bank BRI Cabang Majene. "Kami sudah melakukan panggilan kepada Kepala Bank BRI Majene untuk melakukan klarifikasi atas raibnya tabungan warga di BRI Majene, namun Bank BRI Majene mangkir dari panggilan," kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulbar, Muhammad Sukriadi Azis S,Ip di Mamuju, Jumat. Ia mengatakan, Ombudsman kembali memanggil Kepala BRI Cabang Majene sampai pada panggilan ketiga dan bila belum diindahkan panggilan yang ketiga maka akan dilakukan pemanggilan paksa dengan melibatkan aparat kepolisian. "Kami akan lakukan panggilan sesuai dengan kewenangan Ombudsman Sulbar kami harap BRI Majene bersedia menerima panggilan Ombudsman Sulbar," katanya. Menurut dia, Ombudsman Sulbar telah menerima laporan nasabah BRI Majene yang tabungannya raib di BRI Majene sebanyak Rp400 juta, raib, "Kami telah menerima laporan dari seorang warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, atas nama Subli Sukardi, yang mengaku uang tabungannya raib senilai Rp400 juta, di Bank BRI Cabang Majene, sehingga kita panggil BRI Majene melakukan klarifikasi," katanya. Ia mengatakan, warga itu menyampaikan jika uangnya raib diduga karena telah terjadi penggelapan dana di Bank BRI Majene. "Pelapor mengaku bahwa diduga salah seorang oknum pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene, telah bersekongkol dengan staf Bank BRI Majene, mencairkan tabungannya sehingga tabungannya raib," katanya. Menurut dia, uang tabungan pelapor telah ditarik sebanyak tiga kali direkeningnya sehingga tabungannya itu raib sejak bulan Juli tahun 2013. Ia menyampaikan bahwa atas laporan tersebut maka pihak Ombudsman Sulbar menindaklanjutinya dengan memanggil Kepala BRI Majene dan melakukan pemeriksaan terhadap staf Bank BRI dan oknum PNS yang dimaksud, namun yang dipanggil ternyata mangkir.